Pj Bupati Mubar Minta Kapolda Usut Tuntas Penghinaan Suku Muna
Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Dr. Bahri turut prihatin atas penghinaan suku Muna yang dilakukan oleh akun Facebook yang bernama Aldi-Aldi.
Akun anonim ini memposting di grup Facebook Rumpun Ombonowulu dan merendahkan salah satu etnis Muna.
Menurut Bahri, ujaran kebencian atau penghinaan, suku, ras, agama atau etnis seperti yang disampaikan di Facebook atau media lainnya tidak pantas dan tidak boleh dibiarkan berkembang Sultra.
“Setiap individu atau kelompok wajib menjaga keberagaman di Sultra. Jika ada oknum yang sengaja menghina atau menciderai keberagaman itu maka tidak boleh dibiarkan berkembang di Sultra,” tuturnya.
Direktur Perencana Keuangan daerah, Kemendagri ini menekankan bahwa penghinaan suku atau ras dalam bentuk apapun tidak dapat ditolerir. Olehnya itu, ia minta kepada aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku penghinaan.
Iklan oleh Google
“Saya berharap kepada Polda Sultra agar segera menangkap pelaku. Apabila tidak ditangani dengan efektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan akan berpotensi memunculkan konflik sosial, dan berpotensi menimbulkan tindak diskriminasi,” tegasnya.
Pejabat yang ditunjuk oleh Kemendagri ini menegaskan bahwa apa yang diposting oleh akun Facebook Aldi-aldi di salah satu Grup Facebook Rumpun Ombonowulu masuk sebagai kategori ujaran kebencian terhadap salah satu etnis yakni suku Muna.
“Ujaran kebencian itu telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dalam KUHP, Undang-Undang No. 11 tahun 2008 yang diubah menjadi Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik/ITE, Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Surat Edaran Kapolri No: SE/06/X/2015 tentang Ujaran Kebencian (Hate Speech),” tegas Pj Bupati Muna Barat.
Alumni 07 IPDN ini menyampaikan, pada hakikatnya masyarakat Muna adalah salah satu suku yang sangat menghormati adat istiadat dan agama setiap daerah. Namun ketika ada oknum yang sengaja menghina suku Muna dalam bentuk apa pun maka itu tidak bisa ditolerir.
“Saya selaku Pj Bupati Muna Barat mengutuk keras dan meminta pada Polda Sultra untuk menangkap pelaku penghinaan terhadap suku Muna,” pungkasnya. (Pialo/yat)
