Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Duel Maut Akibat Mabuk di Muna Barat, Satu Orang Tewas di Tempat

42

Pesta minuman keras tradisional jenis kameko di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, berakhir tragis. Dua pria yang masih memiliki hubungan kekeluargaan terlibat duel senjata tajam (sajam) hingga mengakibatkan satu orang tewas di tempat.

Peristiwa berdarah ini terjadi di sebuah pondok kebun di Kampung Lama, Desa Lalemba, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, pada Minggu 12 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 WITA. Perkelahian menggunakan parang tersebut melibatkan dua pria berinisial LT dan LN.

Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan kejadian bermula saat LN sedang berada di pondok kebun bersama rekannya, A, sambil mengonsumsi miras jenis kameko sebanyak enam botol. Tak lama kemudian, seorang pria lain berinisial P datang dan bergabung.

“Tidak lama kemudian datang lelaki LT yang masih memiliki hubungan keluarga dengan LN. Ia menyampaikan keinginannya untuk ikut minum, sehingga mereka mengonsumsi minuman tradisional jenis kameko bersama-sama sambil berbincang,” ujar Ipda Jaman saat dikonfirmasi, Senin 13 Juli 2026.

Usai minum bersama, P memutuskan untuk tidur di atas pondok kebun, sedangkan A kembali ke kebunnya. Di pondok tersebut, tersisa LN dan LT yang masih melanjutkan minum.

Iklan oleh Google

Situasi yang semula hangat mendadak berubah mencekam. Tanpa alasan yang jelas, LT diduga tiba-tiba menyerang LN menggunakan sebilah parang.

“Diduga lelaki LT secara tiba-tiba mengayunkan sebilah parang ke arah lelaki LN, sehingga mengenai lengan kiri bagian luar,” kata Jaman.

Jaman melanjutkan, terluka akibat serangan mendadak tersebut, LN langsung melarikan diri ke rumahnya untuk menyelamatkan diri sekaligus mengambil senjata. LT yang gelap mata terus mengejarnya.

Setibanya di rumah, LN mengambil sebilah parang dan berbalik arah menghampiri LT. Duel berdarah menggunakan senjata tajam di antara keduanya pun tidak terhindarkan.
Nahas bagi LT, setelah sempat saling serang, ia mencoba melarikan diri namun terus dikejar oleh LN. Di tengah pelariannya, LT terjatuh.

“Dalam pelarian tersebut lelaki LT terjatuh. Lelaki LN kemudian mengayunkan parang yang dibawanya ke arah tubuh LT dan mengenai pada leher bagian belakang serta kepala bagian belakang,” tutur Jaman.

Akibat luka sabetan parang yang cukup parah di bagian vital tersebut, LT dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, pihak kepolisian telah turun tangan untuk menangani kasus tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif di balik penyerangan awal.(Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi