PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra resmi meluncurkan layanan keagenan “ANOAlink” sebagai upaya memperluas akses perbankan hingga ke pelosok daerah. Peluncuran ini dilakukan dalam rangkaian Grand Opening Ramadan Sultra Fest 2026 di Pelataran Eks MTQ Kendari, Rabu, 4 Maret 2026
ANOAlink merupakan layanan perbankan tanpa kantor (Laku Pandai) yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi seperti setor dan tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan melalui agen resmi tanpa harus mendatangi kantor cabang.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyatakan bahwa inovasi ini merupakan tonggak penting bagi ekspansi layanan bank milik daerah tersebut.
“Launching ANOAlink menjadi tonggak penting ekspansi layanan Bank Sultra hingga ke pelosok daerah. Kami berkomitmen terus menghadirkan inovasi yang memberikan kemaslahatan luas bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar Andri dalam sambutannya.
Acara yang berlangsung hingga 15 Maret 2026 ini juga menjadi wadah penguatan ekonomi lokal melalui partisipasi lebih dari 30 UMKM binaan. Sejak soft launching pada 21 Februari lalu, tercatat tren positif adopsi transaksi digital dengan total 1.400 transaksi non-tunai via QRIS senilai Rp45 juta.
Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menekankan pentingnya keamanan dalam penggunaan layanan baru ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Iklan oleh Google
“Kami harapkan seluruh masyarakat bisa menggunakan ANOAlink ini secara optimal. Kami akan senantiasa memastikan produk ini bermanfaat dan memiliki risiko yang relatif kecil bagi masyarakat,” kata Bismi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra, Edwin Permadi, mengapresiasi sinergi yang terjalin, terutama dalam tiga pilar utama: penguatan UMKM, percepatan digitalisasi, dan pengembangan sektor syariah melalui sertifikasi halal.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang turut hadir meresmikan acara, mengapresiasi peran Bank Sultra sebagai mitra pembangunan yang responsif. Dalam momentum ini, Pemerintah Provinsi bersama Bank Sultra dan BI juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga selama Ramadan.
“Apa yang dilakukan hari ini mencerminkan peran strategis Bank Sultra bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi mitra pembangunan yang aktif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutur Andi.
Selain agenda ekonomi, kegiatan ini diwarnai dengan aksi sosial berupa penyerahan beasiswa berprestasi senilai Rp100 juta bagi siswa madrasah se-Sultra, penyerahan sertifikasi halal bagi UMKM, serta pemberian santunan kepada 50 Hafiz Al-Qur’an.
Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Kendari Siska Karina Imran bersama jajaran Forkopimda Sulawesi Tenggara, menegaskan kolaborasi lintas instansi dalam mendukung inklusi keuangan di Bumi Bahteramas. (Ahmad Odhe)
