Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

UHO-IOJI Sepakati Kerja Sama Transformasi Hukum Berbasis Ekologi

40

Universitas Halu Oleo (UHO) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) guna mendorong transformasi hukum laut dan lingkungan berbasis ekologi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Rektorat UHO, Rabu (25/2).

Kemitraan ini bertujuan menggeser paradigma hukum nasional yang selama ini dinilai terlalu berpusat pada kepentingan manusia (antroposentris) menuju kerangka ekologis yang menempatkan keberlanjutan sistem bumi sebagai fondasi utama.

Plt. Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M., bersama CEO IOJI, Mas Achmad Santosa, memimpin langsung prosesi penandatanganan tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons konkret terhadap krisis ekologis global, mulai dari perubahan iklim hingga degradasi keanekaragaman hayati laut.

CEO IOJI, Mas Achmad Santosa, menekankan bahwa transformasi hukum sangat mendesak dilakukan mengingat meningkatnya ancaman pencemaran laut yang mengancam keberlanjutan kehidupan. Sebagai lembaga think-tank independen, IOJI berkomitmen mengawal tata kelola laut yang adil melalui jalur akademis.

“Kolaborasi ini fokus pada transformasi paradigma hukum demi menjaga keseimbangan ekosistem. Keberlanjutan sistem bumi harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan hukum,” katanya.

Iklan oleh Google

Senada dengan hal itu, pihak UHO menilai kerja sama ini merupakan langkah maju dalam memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam reformasi hukum lingkungan dan kelautan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kesepakatan strategis ini direncanakan berlangsung selama lima tahun ke depan, mencakup empat bidang prioritas utama ialah Pendidikan dan Kurikulum yakni Integrasi nilai-nilai ekopedagogi dalam materi perkuliahan hukum.

Kedua penelitian kolaboratif ialah Kajian mendalam mengenai perlindungan wilayah pesisir dan ruang laut.

Ketiga Pengabdian Masyarakat yakni edukasi hukum bagi masyarakat pesisir terkait hak-hak lingkungan.

Keempat pertukaran Akademik yakni peningkatan kapasitas dosen dan peneliti antara kedua institusi.

Melalui kemitraan ini, UHO diharapkan mampu mencetak lulusan dan menghasilkan riset yang tidak hanya memahami teks hukum, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap krisis lingkungan global yang kian kompleks. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi