Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Prof Ruslin dan Prof Takdir Saili kembali Bertarung di Pilrek UHO 2026

72

Bakal calon Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026-2030 mulai mulai terlihat. Dua figur yang sebelumnya bertarung di Pilrek UHO 2025 yakni Dekan Fakultas Farmasi Prof. Ruslin dan Wakil Rektor IV Prof. Takdir Saili, dipastikan kembali bertarung dalam bursa pemilihan pemimpin kampus terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut.

Kedua profesor ini sebelumnya sempat maju pada Pilrek UHO 2025. Namun, langkah mereka terhenti setelah perolehan suara kala itu dimenangkan oleh almarhum Prof. Armid.

Dalam kontestasi tahun ini, Prof. Ruslin menjadi figur pertama yang mengamankan posisi sebagai bakal calon (balon) rektor setelah resmi mendaftar pada Senin, 18 Mei 2026. Langkah ini kemudian disusul oleh Prof. Takdir Saili yang menyerahkan berkas pendaftarannya ke Sekretariat Panitia Pilrek UHO pada Rabu 20 Mei 2026.
Ditemui awak media, Prof. Ruslin mengungkapkan bahwa keputusannya kembali maju didasari oleh ikatan emosional dan rekam jejak pengabdiannya yang panjang di Bumi Perkemahan Kambu—julukan kampus UHO.

“Saya mulai di sini 9 April 1994 sebagai mahasiswa. Kini genap 32 tahun saya menjadi bagian dari UHO, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga memimpin Fakultas Farmasi selama delapan tahun terakhir hingga sejajar dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” ujar pakar Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal tersebut.

Ruslin menegaskan komitmennya untuk mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran demi mendongkrak reputasi UHO di kancah nasional. Di sisi lain, ia juga mengimbau seluruh sivitas akademika untuk menjaga iklim demokrasi di kampus tetap sejuk.

“Saya ingin berbakti selama masih diberi umur. UHO bukan milik kelompok tertentu, melainkan milik seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara dan Indonesia. Mari kita jaga suasana tetap kondusif, damai, dan bersahabat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UHO Prof. Takdir Saili menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan lewat bekal pengalaman birokrasi kampus yang matang. Mulai dari Kepala Laboratorium, Anggota Senat, Direktur Pascasarjana, hingga Wakil Rektor.

Iklan oleh Google

“Semua sudah diatur dengan baik. Ada waktunya kita mengevaluasi diri secara formal dan itu telah disiapkan. Terkait track record, apa yang telah dilakukan sudah terlihat jelas, mulai dari Kepala laboratorium, senat, Direktur Pascasarjana hingga menjabat Wakil Rektor. Semuanya sudah berjalan dengan baik,” kata Takdir usai mendaftarkan diri.

Saat ditanya mengenai targetnya dalam Pilrek periode ini, Takdir mengaku telah menyiapkan cetak biru pembangunan institusi yang akan dipaparkan pada visi-misi resmi 29 Juni mendatang.

“Insya Allah harapannya saya harus menang. Harus menang,” tegasnya.

Takdir juga mengingatkan bahwa Pilrek sejatinya adalah kontestasi internal keluarga besar UHO. Ia berharap segala kekurangan pada pelaksanaan pemilu sebelumnya dapat menjadi bahan evaluasi bersama.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pilrek UHO, Dr. Alin Bain, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini baru ada dua bakal calon yang resmi mendaftarkan diri. Ia memastikan seluruh tahapan awal berjalan lancar dan aman.

Terkait status berkas kedua kandidat, Alin menjelaskan bahwa dokumen Prof. Ruslin dan Prof. Takdir masih berada dalam tahap pemeriksaan awal.

“Untuk calon yang pertama dan kedua, setelah diperiksa memang masih pada tahap checklist administrasi, belum verifikasi final. Karena masih ada tahapan verifikasi lanjutan, baik terkait dokumen fisik maupun hal-hal lain yang perlu dikonfirmasi. Tetapi keduanya telah resmi menjadi Balon Rektor UHO ,” jelas Alin.

Pihak panitia berkomitmen untuk mengawal proses verifikasi secara ketat demi mengantisipasi kendala teknis di kemudian hari, sekaligus memastikan dinamika politik kampus tetap berjalan harmonis. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi