Take a fresh look at your lifestyle.

Warga di Bombana Tertembak Peluru Tajam Diduga Pelaku Oknum Polisi

70

Seorang warga berinisial J (53) dilaporkan menjadi korban penembakan peluru tajam di lokasi penambangan batu cinnabar atau tembaga tanpa izin di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis 8 Januari 2026. Terduga pelaku penembakan disinyalir merupakan oknum anggota Brimob Polri.

Kasatreskrim Polres Bombana, Iptu Yudha Febry Widanarko membenarkan adanya insiden berdarah tersebut. Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman terkait duduk perkara peristiwa itu.

“Sementara kita buatkan kronologinya,” ujar Yudha saat dikonfirmasi awak media di Kendari pada, Kamis 8 Januari 2026.

Yudha turut mengonfirmasi identitas terduga pelaku. Ia menyebut bahwa oknum anggota yang terlibat bukan berasal dari kesatuan di wilayah hukum Sulawesi Tenggara.

“Oknum anggotanya bukan dari Sultra,” imbuhnya singkat tanpa merinci asal kesatuan oknum tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Peristiwa ini sempat memicu ketegangan hebat antara masyarakat setempat dengan sekelompok pria bersenjata yang mendatangi sebuah lokasi tambang.

Iklan oleh Google

Mereka saat itu menggunakan sebuah mobil Toyota Hilux double cabin berwarna perak yang ditumpangi lima orang pria tiba di area tambang. Situasi mendadak memanas hingga terdengar suara letusan senjata api yang mengenai korban.

Dalam rekaman video yang diterima redaksi, suasana mencekam terlihat sesaat setelah penembakan terjadi. Terdengar suara histeris saksi di lokasi kejadian.

“Tertembak kakinya orang,” ujar seorang perempuan dalam video tersebut

Selain itu juga, terlihat warga mengamankan seorang pria berjaket diduga merupakan anggota Brimob.

Korban J yang merupakan warga Desa Rompu-rompu saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Tanduale Bombana. Ia dilaporkan mengalami luka tembak serius pada bagian kaki kanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai motif kedatangan kelompok bersenjata tersebut ke lokasi tambang tersebut, maupun status hukum dari oknum anggota yang terlibat. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi