Banner Nawala Media
Lewati ke konten
Sabtu, 19 September 2026 Menulis adalah Bekerja untuk Keabadian

Perahu Terbalik di Perairan Meleura Muna : 1 Meninggal Dunia, 1 Hilang

Sebuah perahu dilaporkan terbalik di sekitar perairan Meleura, Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 16 Mei 2026. Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang nelayan meninggal dunia dan satu lainnya dilaporkan hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan laut tersebut dari Kapolsek Katobu pada sore hari.

“Pada pukul 15.45 Wita, Comm Centre KPP Kendari menerima informasi yang melaporkan bahwa dua orang nelayan terjatuh dari longboat di sekitar perairan Meleura. Satu orang nelayan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan satu orang lagi masih dalam pencarian,” ujar Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Amsir, seorang pria berusia 41 tahun. Jasad Amsir ditemukan oleh warga dan aparat setempat sekitar pukul 13.00 Wita. Sementara itu, satu korban lainnya bernama La Damu hingga kini statusnya masih dalam pencarian (DP).

Keduanya diketahui sedang melaut untuk mencari ikan menggunakan kapal longboat sebelum akhirnya mengalami kecelakaan dan terjatuh ke laut.

Merespons laporan tersebut, KPP Kendari langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi penyelamatan. Jarak lokasi kecelakaan dengan Unit Siaga SAR Muna diperkirakan sekitar 5 mil laut.

“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 16.05 Wita Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi untuk memberikan bantuan SAR,” kata Amiruddin.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di sekitar perairan Meleura saat ini terpantau berawan dengan tinggi gelombang berkisar antara 0 hingga 1,5 meter. Sementara itu, kecepatan angin berembus dari arah timur berkisar di angka 12 kilometer per jam.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur gabungan, mulai dari Staf SMC KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna hingga kepolisian setempat. (Ahmad Odhe/yat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *