Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

BPSMI Sultra Gelar Peksimida 2026, Siapkan Duta Seni Menuju Tingkat Nasional

14

Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2026 yang berlangsung pada 27–28 Juli 2026. Universitas Halu Oleo (UHO) kembali ditunjuk sebagai tuan rumah, dengan pusat kegiatan dipusatkan di Gedung Teater Fakultas Ilmu Budaya UHO, Kendari.

Ajang dua tahunan ini mempertandingkan 13 tangkai lomba, meliputi cabang seni suara, pertunjukan, sastra, hingga seni rupa dan fotografi. Sebanyak 61 mahasiswa perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara berpartisipasi unjuk bakat dan kreativitas.

Tangkai lomba yang dikompetisikan mencakup menyanyi dangdut, menyanyi pop, vokal grup, baca puisi, monolog, tari, penulisan cerpen, penulisan lakon, penulisan puisi, desain poster, lukis, komik strip, hingga fotografi.

Ketua Panitia Peksimida, Dr. Laode Asfahyadin Aliddin, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Peksimida merupakan tahapan seleksi krusial guna menjaring talenta seni terbaik kampus. Para pemenang juara pertama dipastikan akan melenggang mewakili Sulawesi Tenggara pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII yang akan dihelat pada September 2026 di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur.

“Ajang ini menjadi proses seleksi bagi mahasiswa terbaik di bidang seni untuk mewakili Sulawesi Tenggara di tingkat nasional. Kami berharap pada Peksiminas ke-18 tahun ini, Sulawesi Tenggara kembali membawa pulang medali sebagaimana pada Peksiminas sebelumnya yang digelar di Jakarta, di mana BPSMI Sultra berhasil meraih tiga medali,” ujar Laode.

Sementara itu, saat membuka acara secara resmi, Wakil Ketua BPSMI Sultra yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan USN Kolaka, Qomaddin, S.Kom., M.Kom., Citsm., Ecih., menyampaikan bahwa Peksimida memiliki makna mendalam melebihi batas arena kompetisi.

Iklan oleh Google

“Lebih dari sekadar perlombaan, ini adalah ruang bertemunya gagasan, rasa, dan kreativitas dari seluruh mahasiswa di Sulawesi Tenggara,” tegas Qomaddin.

Ia menambahkan, pembinaan dan pengembangan seni di perguruan tinggi memegang peranan strategis dalam membentuk kompetensi lulusan secara holistik sesuai tuntutan dunia nyata. Pengembangan seni tidak boleh dipandang sebatas aktivitas tambahan, melainkan bagian tak terpisahkan dari pembentukan karakter, kesehatan mental, identitas budaya, serta soft skills abad ke-21.

Namun, ia juga menyoroti fenomena di mana pembinaan seni di beberapa perguruan tinggi masih sering kali diposisikan sebagai program pelengkap yang belum terintegrasi secara kuat dalam kebijakan institusional.

​Para peraih posisi pertama secara otomatis menjadi delegasi BPSMI Sulawesi Tenggara pada PEKSIMINAS XVIII di Jember:

1. Menyanyi Dangdut (Putra): Muh. Sahrun Mubarak (Universitas Halu Oleo)
2. Menyanyi Dangdut (Putri): Farhan Raihana (Universitas Halu Oleo)
3. Menyanyi Pop (Putra): Abner Lunda Padallingan (Universitas Halu Oleo)
4. Menyanyi Pop (Putri): Wa Ode Iriani (Universitas Halu Oleo)
5. Vokal Grup: Tim Vokal Grup UHO (Universitas Halu Oleo)
6. Baca Puisi (Putra): Yazid (Universitas Halu Oleo)
7. Baca Puisi (Putri): Marwa Melatih Putri (Universitas Halu Oleo)
8. Monolog: Indri Berlianti (Universitas Halu Oleo)
9. Tari: Tim Tari USN Kolaka (USN Kolaka) ​10. Penulisan Cerpen: Sitti Nirmalasari Yahya (Universitas Halu Oleo)
11. Penulisan Lakon: Muh. Fathir Al Fath (Universitas Halu Oleo)
12 Penulisan Puisi: Yusuf Alfarizi (Universitas Halu Oleo)
13. Desain Poster: Qemal Mohamad Syawal (Universitas Halu Oleo)
​14. Lukis: Dimas Ezy Hunus (Universitas Halu Oleo)
​15. Komik Strip: Ni Putri Julia Purnamasari (Universitas Halu Oleo)
16. Fotografi: Ruly Alfriansyah (Universitas Halu Oleo)

 

(Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi