Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Tindak Lanjut Kerjasama, Pemda Konawe Kirim 81 Ton Beras ke Mubar

50

Sebanyak 81 ton beras asal Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai dikirim di Kabupaten Muna Barat (Mubar).

Puluhan ton beras tersebut merupakan hasil perjanjian antara Pemda Konawe dan Pemda Mubar pada bulan lalu dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga saat Bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri.

Penjabat Bupati Mubar, Dr Bahri mengakui bahwa masuknya beras Konawe di Mubar sebagai bentuk tindak lanjut perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Konawe terkait pengadaan beras.

“Sudah dikirim. Pengiriman beras sebanyak 81 ton itu menggunakan truk melewati jalur penyeberangan pelabuhan veri Torobulu-Tampo sejak Sabtu, 8 April 2023 kemarin,” katanya.

Kerjasama yang dilakukan Pemda Mubar dengan Pemda Konawe itu bukan tanpa alasan. Pemda menilai kebutuhan beras masyarakat Mubar cukup tinggi sementara stok beras di pasaran tidak memadai. Kondisi ini dinilai bisa berdampak pada kenaikan harga, apa lagi di bulan Ramadan ini.

“Makanya kita lakukan kerja sama dengan sistem subsidi. Pemda tanggung biaya transportasi sehingga harga beras yang tiba di Mubar sama dengan harga beras dari Konawe,” terang Bahri.

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri ini juga mengungkapkan, selain mengantisipasi lonjakan harga di pasaran, kebijakan ini juga dinilai bisa meringankan beban masyarakat. Karena beras yang mereka beli lebih murah karena Pemda langsung mensubsidi.

Iklan oleh Google

“Kualitas beras juga sudah melalui uji coba. Jadi 1 truk muatan 11 ton dengan disubsidi sebesar Rp6.500.000. semua terdapat 7 truk pengiriman sehingga total sebesar Rp45.500.000,” jelasnya.

Lebih lanjut, Alumni STPND ini megatakan bahwa beras tersebut diperuntukan untuk 26.020 kepala keluarga (KK) yang ada di Mubar.
Beras tersebut akan diantar langsung di setiap kecamatan dan diserahkan kepada kepala desa untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Metodenya masyarakat tetap membeli tapi harganya lebih murah dengan harga di pasaran,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mubar, La Ode Aka Sayala mengatakan saat ini beras yang dikirim dari Konawe sudah tiba di Mubar. Pemda Mubar kemudian menempatkan beras 81 ton itu ke distributor lokal Mubar.

“Nanti camat mengarahkan ke kepala desa masing-masing untuk mengambil ke distributor, kemudian kepala desa membagi langsung ke- KK dalam masyarakatnya,” katanya.

Setiap kepala keluarga akan mendapatkan satu paket yakni 5 kg beras, satu kilo minyak koreng dan 1 Kg gula pasir.

“Satu paket itu Rp70 ribu dibeli masyarakat, hitungannya dari harga Rp103. 500 kalau dibeli di pasar. Jadi membantu juga masyarakat itu, sekarang kita mampu subsidi seperti itu dulu,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi