Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

FKIP UHO Kendari Gelar Seminar Nasional Pendidikan Sejarah

102

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar seminar nasional Pendidikan Sejarah dan Workshop Asistensi Pengelolaan Website dan E-Jurnal Nasional Prodi lingkup FKIP di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu 23 Juli 2022.

Rektor UHO Kendari, Prof Dr Muh Zamrun Firihu mengatakan dalam sambutannya, kegiatan seminar ini merupakan kegiatan ilmiah yang memang sudah menjadi program tahunan setiap fakultas di UHO.

“Ini bertujuan agar bagaimana pembelajaran maupun penelitian sejarah bisa dijadikan sebagai kebiasaan setiap hari,” kata Prof Muhammad Zamrun saat membuka seminar tersebut.

Rektor UHO 2 periode ini mengatakan, pihaknya selalu mengimbau seluruh fakultas melaksanakan kegiatan-kegiatan nasional seperti Seminar Nasional Pendidikan Sejarah yang dilakukan saat ini.

“Seminar ini bagian dari kita untuk saling berdiskusi. Sehingga dari situ kita bisa berkolaborasi untuk kemajuan ilmu pengetahuan,” tutupnya.

Sementara itu Dekan FKIP UHO Kendari, Dr Jamiludin menyebut, seminar ini mengangkat tema mengembangkan jati diri bangsa melalui inovasi pembelajaran berbasis pendidikan multikultural.

Iklan oleh Google

“Seminar ini melibatkan banyak pihak, mulai dari dosen, guru SMP maupun guru SMA, serta mahasiswa akhir yang tengah menyusun skripsi,” katanya.

Lanjutnya, mahasiswa yang telah mengikuti Seminar Nasional Pendidikan Sejarah bisa langsung ujian skripsi tanpa harus melewati seminar hasil. Kebijakan tersebut berlaku dengan syarat mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah telah mengikuti Seminar Nasional Pendidikan Sejarah.

“Kompensasinya itu, kalau mahasiswa pendidikan sejarah telah mengikuti seminar nasional, maka si mahasiswa tidak perlu lagi melakukan seminar hasil,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap dengan seminar bisa membuat pengetahuan selalu terupdate, seperti apa hasil temuan baru yang kemudian bisa dibagikan pada khalayak.

“Sehingga orang lain tahu bahwa ada temuan baru di bidang pembelajaran Sejarah maupun Ilmu Sejarah,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Nasional, Pendais Haq mengatakan, dalam kegiatan seminar nasional ditampilkan tarian tradisional dari pelajaran SMP Negeri 12 Kendari yang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal untuk semua dan tidak boleh ditinggalkan.

“Karena tugas kita semua adalah melestarikan budaya, bukan menghancurkan budaya,” tutupnya. (re/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi