Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Dua Lurah di Kendari Digerebek Warga Diduga Gelar Pesta Miras Bersama Teman Wanitanya di Kantor

12

Dua orang oknum Lurah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diamuk massa usai digerebek warga di dalam Kantor Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Jumat 12 Mei 2026 malam. Keduanya kedapatan tengah berpesta minuman keras (miras) bersama dua wanita muda yang diduga dipesan melalui aplikasi daring.

Kedua pejabat Pemerintah Kota Kendari tersebut diketahui berinisial ZM (Lurah Poasia) dan RAK (Lurah Talia)

Aksi tak terpuji ini terbongkar setelah salah satu wanita pesanan tersebut berteriak histeris dari dalam kantor kelurahan. Teriakan itu sontak memancing perhatian warga sekitar yang kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Massa yang terlanjur emosi melihat perilaku dua abdi negara tersebut sempat mengamuk di lokasi. Beruntung, amarah warga masih dapat diredam sebelum terjadi tindakan main hakim sendiri yang fatal.

Iklan oleh Google

Mendapat laporan dari masyarakat terkait situasi yang memanas, Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi kedua lurah beserta dua wanita tersebut ke markas kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau membenarkan adanya insiden penggerebekan dan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan para pelaku.

“Dua lurah kami amankan karena laporan warga berduaan bersama dua perempuan juga di kantor lurah tersebut,” kata Welliwanto saat dikonfirmasi awak media pada Minggu, 14 Juni 2026.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua oknum ASN dan dua wanita tersebut, termasuk mendalami praktik dugaan prostitusi daring via aplikasi yang melibatkan pamong desa ini. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi