Take a fresh look at your lifestyle.
     

Demokrat Sultra Akan Gelar Lomba Mural Berisi Kritik Sosial

19

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara akan mengadakan lomba mural tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam rilis persnya, Jumat 17 September 2021, Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muh Endang SA menyatakan, lomba mural tersebut dilaksanakan masih dalam rangkaian peringatan 20 tahun Partai Demokrat, serta sebagai respon atas teguran Presiden Jokowi kepada Kapolri atas penghapusan mural di berbagai wilayah di Indonesia.

“Pemenang lomba mural tersebut akan diberikan hadiah sertifikat dan uang puluhan juta rupiah. Serta bagi juara 1 sampai dengan 4 akan diundang untuk langsung membuatnya di pagar kantor DPD Partai Demokrat Sulawesi Tenggara jalan Boulevard nomor 1 Baruga Kota Kendari,” kata Endang dalam rilisnya.

Untuk kebutuhan pelaksanaan lomba, lanjut Endang, DPD Partai Demokrat Sulawesi Tenggara sudah membentuk panitia pelaksana yang diketuai oleh Abdul Salam Sahadia.

“Saya menunjuk Abdul Salam Sahadia, karena dia muda, pencinta seni dan keindahan, serta dulu sebelum menjadi anggota legislatif adalah aktivis pegiat demokrasi,” jelas Endang.

Sementara lomba mural tersebut akan dilaksanakan dengan sejumlah persyaratan yang ketat. Salah satunya tidak boleh berisikan fitnah, hoaks, ujaran kebencian. Serta mempunyai nilai seni dan estetika.

“Dan tentu saja dapat berisi kritik sosial yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Iklan oleh Google

Masih dalam rilis persnya, Endang juga memuji dan mengapresiasi perintah Presiden Jokowi kepada Kapolri untuk tidak terlalu reaktif terhadap mural maupun berbagai bentuk kritik kepada pemerintah.

“Saya kira itu menunjukkan komitmen dan keberpihakkan Presiden Jokowi kepada demokrasi dan keterbukaan, yang merupakan amanat reformasi 1998,” tegas Endang.

Endang menambahkan harus diakui bahwa situasi saat ini di masyarakat ada rasa takut untuk menyampaikan pendapat apa lagi kritik, karena takut bermasaalah dengan hukum.

Fakta-fakta tentang banyaknya warga yang berurusan dengan hukum karena menyampaikan pendapat dan kritiknya mengkonfirmasi hal itu. Kemudian ditambah juga dengan fakta menurunnya Indeks Demokrasi Indonesia.

Menurut data yang dimiliki DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan data The Economist Intelligenci Unit (EIU) Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2020 di bawah Presiden Jokowi terendah dalam 14 tahun. Di tahun 2020 Indonesia meraih skor 6, 3 turun dari skor sebelumnya 6,48. Indeks Demokrasi Indonesia berada dibawah Malaysia, Timor Leste dan Filipina.

“Padahal sebelumnya mereka belajar demokrasinya dari kita,” sesal Endang.

Endang berharap dengan lomba mural tersebut keindahan kota bisa tercipta, menjadi saluran kreativitas warga Sultra dan yang paling penting indek demokrasi Indonesia bisa semakin membaik, kemudian pemerintah semakin terbuka dengan kritik dan bekerja lebih baik.

“Serta yang paling penting akan tercipta transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaran pemerintahan dan pengelolaan negara wabil khusus di Provinsi Sulawesi Tenggara,” tutup Endang. (rls/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
       
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi