Plt. Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., secara resmi melepas Kontingen UHO yang akan mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII di Jember, Jawa Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 – 10 September 2026.
Pelepasan kontingen tersebut menjadi momentum penting bagi UHO untuk memberikan dukungan sekaligus motivasi kepada para mahasiswa yang akan membawa nama universitas dalam ajang seni mahasiswa tingkat nasional tersebut.
Dalam sambutannya, Prof. Khairul Munadi yang juga selaku Dirjen Dikti Kemdiktisanitek menyampaikan harapan agar seluruh anggota kontingen dapat memberikan kemampuan terbaik, meraih prestasi, serta menjaga nama baik Universitas Halu Oleo selama mengikuti Peksiminas XVIII.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam ajang nasional tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian juara. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membangun jejaring, memperluas pengalaman, serta berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
“Kita berharap kontingen Universitas Halu Oleo dapat memperoleh prestasi dan mengharumkan nama baik universitas. Tetapi yang tidak kalah penting adalah kesempatan untuk membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi,” ujar Prof. Khairul Munadi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seni memiliki peran yang lebih luas dalam kehidupan mahasiswa. Seni, kata dia, tidak semestinya hanya hadir dalam ruang-ruang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sebagai salah satu bentuk keseimbangan dalam menjalani aktivitas akademik.
“Seni bukan hanya pada ruang-ruang kompetisi, tetapi selalu menjadi penyeimbang dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Menurut Prof. Khairul, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang yang memadai bagi mahasiswa dalam mengembangkan dan mengekspresikan potensi seni yang mereka miliki. Karena itu, UHO perlu terus memperkuat ekosistem seni di lingkungan kampus.
Ia bahkan mendorong agar Universitas Halu Oleo memiliki art center yang dapat menjadi pusat aktivitas, kreativitas, pengembangan, dan apresiasi seni bagi mahasiswa.
“Kampus harus menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan seni yang dimilikinya. Karena itu, ke depan harus ada art center di Universitas Halu Oleo,” tegasnya.
Keberadaan art center diharapkan dapat menjadi ruang kreatif bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai potensi seni, sekaligus mendukung lahirnya prestasi-prestasi baru yang dapat mengharumkan nama Universitas Halu Oleo di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan dukungan pimpinan universitas dan civitas akademika, Kontingen UHO diharapkan mampu tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa semangat untuk memberikan yang terbaik pada Peksiminas XVIII di Jember.
Sementara itu, Ketua Kontingen UHO, Dr. Laode Asfahyadin Aliddin, S.E., M.M., menyampaikan bahwa UHO mengirimkan 25 mahasiswa untuk berkompetisi dalam Peksiminas XVIII. Kontingen tersebut didampingi oleh16 orang pelatih yang memiliki kompetensi di bidang seni masing-masing.
“Kontingen Universitas Halu Oleo yang akan mengikuti Peksiminas XVIII berjumlah 25 mahasiswa, dengan didampingi 16 orang pelatih. Kami mengikuti 12 tangkai lomba pada ajang nasional ini,” ujarnya.
Adapun 12 tangkai lomba yang akan diikuti Kontingen UHO meliputi Menyanyi Dangdut Putra/Putri, Menyanyi Pop Putra/Putri, Baca Puisi Putra/Putri, Vokal Grup, Monolog, Penulisan Puisi, Penulisan Lakon, Penulisan Cerpen, Komik Strip, Desain Poster, Lukis, dan Fotografi.
Menurutnya, persiapan kontingen telah dilakukan secara serius sejak Mei 2026. Para mahasiswa mendapatkan pembinaan dan latihan secara intensif di bawah bimbingan para pelatih yang kompeten di bidang masing-masing.
“Tim sudah siap untuk berkompetisi. Para mahasiswa telah dilatih oleh pelatih-pelatih yang sangat kompeten di bidangnya masing-masing. Latihan sudah dilakukan sejak bulan Mei 2026, sehingga kami sangat yakin dapat memberikan hasil terbaik untuk Universitas Halu Oleo,” katanya. (Ahmad Odhe/yat)


