Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar) Dr Bahri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp800 juta di APBD induk tahun 2023 untuk program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari Mubar.
Program beasiswa ini dibuka pada 5 Juni hingga 15 Juni 2023. Hingga hari terakhir, ada sebanyak 337 mahasiswa yang melakukan pendaftaran.
“Program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemda Mubar kepada pemuda dan pemudi yang sedang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Para mahasiswa ini adalah salah satu aset daerah yang berharga. Mereka adalah generasi penerus yang akan memimpin dan membangun daerah ini,” jelas Bahri.
Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri ini mengaku bahwa dengan beasiswa tersebut, mahasiswa memiliki kemauan untuk sukses dan tidak menggantungkan pada siapa pun. Para mahasiswa, akan menggantungkan diri pada pribadinya, sebagai bentuk kemandirian sikap dan tindakan.
“Semoga setelah nantinya mereka kembali ke Mubar, mahasiswa berprestasi itu dapat menjadi entrepreneurship yang membuka peluang-peluang kerja di Muna Barat,” tuturnya.
Iklan oleh Google
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Mubar, LM Husein Tali mengatakan, sejak ditutupnya pendaftaran beasiswa prestasi bagi pelajar dan mahasiswa ini, ada sekitar 337 orang yang mendaftar dan semuanya dinyatakan lulus oleh panitia setelah berkasnya dinyatakan lengkap.
“InsyaAllah penyerahan beasiswa akan kita lakukan pada saat HUT Mubar. Penerima langsung diberi uang tunai dalam kurun satu tahun. Namun sebelum itu, kita akan lakukan penetapan terlebih dahulu,” katanya.
Husein Tali mengatakan, 337 peserta beasiswa yang terdaftar ini terdiri dari beberapa kategori, yakni mahasiswa S-1 sebanyak 251 orang, mahasiswa S-2 sebanyak 33 orang. Kemudian, prestasi olahraga dan seni sebanyak 30 orang. Dan penghafal Alquran (hafiz) sebanyak 23 orang.
Meski demikian, kata Husein Tali, pihaknya belum memastikan berapa banyak pelajar yang akan diterima pada program beasiswa tersebut. Pihaknya akan melakukan penyaringan dan dikondisikan sesuai dengan anggaran yang ada.
Bagi pendaftar beasiswa prestasi akademik yang akan diseleksi adalah capaian indeks prestasi kumulatif (IPK). Pendaftar beasiswa prestasi non-akademik (olahraga, seni dan hafiz 20 dan 30 juz akan diurut berdasarkan tingkat juara dan kejuaraan/lomba yang diikuti,” pungkasnya. (Pialo/yat)
