Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Wali Kota Kendari : Penghapusan Tenaga Honorer Bisa Berdampak pada Pelayanan

127

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menilai wacana pemerintah pusat akan menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang akan berdampak pada sistem pelayanan pemerintahan di daerah.

Selain pelayanan, pemerintah pusat harus memikirkan nasib tenaga honorer yang sudah lama mengabdi, karena ini akan merugikan para honorer tersebut.

“Kalau ada kesempatan kami juga akan meminta penjelasan dari pemerintah pusat seperti apa sebenarnya yang dimaksud. Apakah ini betul-betul penghapusan atau hanya penghentian penambahan tenaga honorer,” kata Sulkarnain Kadir, Rabu 8 Juni 2022.

Mantan Wakil Wali Kota Kendari ini mengaku, belum lama ini telah melakukan pertemuan seluruh kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Lampung membicarakan wacana penghapusan tenaga honorer oleh pemerintah pusat.

“Saya berkomunikasi dengan teman-teman kepala daerah di APEKSI untuk kita suarakan, karena ini menyangkut nasib ribuan tenaga honorer dan pasti berdampak luas pada pemerintahan di daerah khususnya pelayanan,” jelasnya.

Ia mengatakan, ada 3000-an tenaga honorer di Pemerintah Kota Kendari. Kalau langsung diangkat jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), maka harus dipikirkan sumber pendanaan gaji mereka.

Iklan oleh Google

“Jumlah ini tidak sedikit, karena kalau diangkat langsung jadi P3K seluruhnya harus tiga kali lipat dana yang harus kita siapkan untuk memenuhi itu,” katanya.

Ia menyarankan, pemerintah pusat harus mengambil jalan tengah untuk sementara tidak ada penambahan tenaga honorer. Tapi kalau tiba-tiba dihentikan atau dihapus sangat merugikan mereka.

“Kalau kebijakan ini tidak disertai dengan regulasi secara detil, maka pemerintah pusat harus mempertimbangkan dengan baik dan dapat memberikan solusi bagi mereka,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari Subhan mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian terkait wacana penghapusan tenaga honorer ini seperti apa sebenarnya.

“Kita akan koordinasi dengan kementerian, karena penghapusan ini dampaknya pasti sangat terasa terutama nasib tenaga honorer yang selama ini bekerja,” kata Subhan.

Ia menambahkan, pemerintah pusat sudah menyiapkan P3K sebagai salah satu pendukung dan penguat aparatur sipil negara yang bekerja.

“Kita harapkan mereka ini bisa diakomodir P3K, tapi itu kita akan koordinasikan dulu, karena semua itu tergantung pemerintah pusat,” tutupnya. (re/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi