Sudah Enam Hari Hilang, Nelayan di Buton Utara Belum Ditemukan
La Ode Zaeru (58), seorang nelayan asal Kabupaten Buton Utara (Butur) sudah enam hari dilaporkan hilang namun belum juga ditemukan keberadaannya.
Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari warga Desa Pebaoa Kabupaten Buton Utara ini sejak pertama kali dilaporkan hilang hampir sepekan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi menjelaskan, hingga memasuki pukul 17.30 WITa, Jumat 5 Agustus 2022, operasi SAR hari ke- 6 terhadap korban belum juga membuahkan hasil.
“Pencarian terhadap satu orang yang sedang mencari ikan di sekitar Perairan Tanjung Lelemo Kabupaten Buton Utara dihentikan sementara dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 06.30 WITa,” kata Aris Sofingi dalam keterangannya.
Dalam pencarian kali ini, tim SAR mengerahkan beberapa tim untuk menyusuri bibir pantai hingga perairan yang berhadapan dengan Laut Banda tersebut.
Di antaranya, rescuer Pos SAR Wakatobi, BPBD Kabupaten Buton Utara, Polairud, Babinsa Kulisusu, Bhabinkamtibmas Polsek Kulisusu, masyarakat setempat dan keluarga korban.
Iklan oleh Google
Saat pencarian, kondisi cuaca cerah berawan, arah angin timur – utara, kecepatan angin 5 – 20 knot dan tinggi gelombang 0,5 – 1 meter.
Sebelumnya, salah satu nelayan di Kabupaten Buton Utara bernama La Ode Zaeru (58) dilaporkan hilang usai pergi melaut mencari ikan, Sabtu 30 Juli 2022.
Warga Desa Pebaoa Kabupaten Buton Utara ini pergi mencari ikan menggunakan perahu di Perairan Tanjung Lelemo Kabupaten Buton Utara sekitar pukul 09.30 WITa, Sabtu 30 Juli 2022.
“Kebiasaan korban kembali pada pukul 13.00 WITa,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi dalam rilis persnya, Minggu 31 Juli 2022.
Namun, lanjut dia, pada pukul 12.00 WITa, nelayan lain yang melintas menemukan perahu La Ode Zaeru dalam keadaan tanpa keberadaan korban.
“Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan warga sekitar namun hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil,” katanya. (yat)