Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Oknum Polisi di Kendari Diduga Nyaris Lakukan Pelecehan, Kini Diperiksa Propam

117

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Kendari nyaris menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum polisi berinisial Aipda A.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh Propam Polresta Kendari setelah kasus ini terungkap di publik.

Kasi Propam Polresta Kendari, AKP Supratman mengatakan, pihaknya telah mengamankan oknum polisi tersebut.

“Sudah, yang bersangkutan sudah kami amankan,” kata AKP Supratman kepada Nawalamedia.id pada Selasa, 4 Februari 2025.

Ia menyebut, saat ini Aipda A telah diperiksa oleh Propam sejak kemarin Senin, 3 Februari 2025 hingga hari ini.

“Sudah (dari) kemarin (diperiksa) dan dilanjutkan hari ini,” tambahnya.

Dugaan Pelecehan Berawal dari Perkenalan di Event Balap Motor

Menurut keterangan korban, dirinya mengenal oknum polisi A saat menghadiri sebuah event balap motor di Baruga, Kendari.

Setelah pertemuan itu, A mulai menghubunginya melalui WhatsApp dan mengajaknya menonton konser musik di taman eks MTQ Kendari. Namun ajakan tersebut tidak direspons oleh korban.

Beberapa waktu kemudian, ketika korban berada di Kota Baubau untuk urusan pekerjaan, oknum polisi A kembali menghubunginya dan mengaku sedang bertugas di sana. A pun mengajak korban untuk bertemu.

“Sekitar jam 15.00 sore dia chat saya, katanya ada agenda pengawalan di Baubau dan mengajak saya keluar. Dia bahkan menyuruh saya menjemputnya, tapi saya bilang tidak ada kendaraan. Lalu dia menjawab, ‘oh iya, oke mi, tidak apa-apa’,” jelas korban kepada awak media pada Senin, 3 Februari 2025.

Iklan oleh Google

Keesokan harinya, A kembali menghubungi korban dan mengajaknya bertemu dengan alasan membicarakan pekerjaan.

Korban akhirnya datang ke penginapan tempat A menginap. Namun, setibanya di sana, ia justru mengalami kejadian yang tidak terduga.

“Dia menyuruh saya masuk, lalu ketika saya di dalam, dia mau menutup rapat pintu dan mencoba memeluk saya. Saya langsung bilang, ‘jangan, tolong tetap di situ, jangan dekati saya. Saya tidak bisa, saya begini’,” ungkap korban.

Karena merasa ketakutan, korban berontak dan segera keluar dari kamar penginapan tersebut. Ia pulang tanpa menceritakan kejadian itu kepada suaminya karena takut.

Namun, beberapa hari kemudian, korban akhirnya berani mengungkapkan kejadian tersebut kepada suaminya. Merasa tidak terima, sang suami pun berencana melaporkan kasus ini ke Polda Sulawesi Tenggara.

Polresta Kendari Selidiki Dugaan Pelecehan pada IRT 

 

Kasus ini kini tengah diselidiki oleh Polresta Kendari. Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Eko Widiantoro, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan menjamin transparansi dalam penyelidikannya.

“Kami sangat serius menangani kasus ini. Jika terbukti bersalah, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku. Institusi kepolisian tidak akan melindungi anggota yang mencoreng nama baik kepolisian,” tegas Kombes Eko.

Saat ini, Bidang Paminal Polresta Kendari sedang melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi A.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa korban mendapatkan perlindungan dan hak-haknya terpenuhi selama proses hukum berlangsung.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, dan kepolisian berjanji akan memberikan perkembangan terbaru kepada masyarakat setelah hasil pemeriksaan lebih lanjut ditemukan. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi