Take a fresh look at your lifestyle.
     

Minyak Goreng Langka, Dewan Sidak Distributor dan Swalayan di Kota Kendari

178

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari melakukan inspeksi mendadak (sidak) minyak goreng di sejumlah distributor dan swalayan yang ada di Kota Lulo, Rabu 2 Maret 2022.

Sidak ini dilakukan oleh DPRD dikarenakan kelangkaan minyak goreng di pasar-pasar maupun sejumlah tempat penjualan di Kota Kendari.

Sidak kali ini dibagi dua tim, karena mengingat banyak gudang distributor dan swalayan yang ada di ibukota provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Tim pertama dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan dan tim kedua dipimpin oleh Ketua Komisi 2, Andi Sulolipu.

Sidak pertama tim kedua langsung mengunjungi PT. Cinta Damai Insani yang terletak di Kota Lama Kendari. Namun di tempat tersebut tidak ada minyak goreng yang ditemukan. Sejak Januari hingga saat ini, PT Cinta Damai Insani belum mendapatkan pasokan minyak goreng.

Kemudian di Pasar Sentral, para wakil rakyat malah mendapatkan keluhan warga terkait kelangkaan minyak goreng. Di pasar tersebut hanya menjual botol kecil yang didapatkan sejak lama dari distributor.

Di Swalayan Surya minyak goreng stoknya terbatas yang diambil dari distributor. Bahkan minyak goreng yang ada hanya ada beberapa kemasan saja untuk dijual.

Gudang distributor Naga Mas yang berada di Puuwatu Kendari juga tidak ada stok minyak goreng. Hal yang sama di gudang distributor PT. Wiraeka di Puuwatu.

Terakhir di gudang distributor Landipo Group yang berada di Puuwatu ada ditemukan minyak goreng dengan stok terbatas. Menurut pihak distributor, minyak goreng yang tersedia adalah stok lama yang akan didistribusikan dalam waktu dekat ini.

Dalam sidak kali ini, Andi Sulolipu mengingatkan para distributor dan swalayan yang menjual minyak goreng agar tidak melakukan penimbunan terhadap kebutuhan pokok masyarakat tersebut.

Iklan oleh Google

Kemudian, Politikus PDI Perjuangan ini juga mengingatkan agar ketika ada minyak goreng harga tidak dimainkan sebab bisa merugikan masyarakat.

“Mengingat keresahan masyarakat terhadap kelangkaan minyak goreng, saya minta kepada distributor dan swalayan-swalayan untuk tidak menimbun dan memainkan harga minyak goreng yang merugikan masyarakat,” kata Andi Sulolipu saat melakukan sidak.

Andi Sulolpu menambahkan, pihaknya akan melakukan sidak lanjutan guna memastikan stok dan harga minyak goreng yang ada pada distributor dan swalayan-swalayan.

“Kita akan kembali sidak di gudang distributor dan swalayan untuk memastikan ketersediaan stok dan harga minyak goreng,” tutupnya.

Sementara itu, Operasional PT. Cinta Damai Insani, Surip mengaku saat ini di tempatnya belum ada minyak goreng sejak Januari sampai sekarang.

Ia mengaku, PT. Cinta Damai Insani sudah memesan beberapa ton dari PT Salim di Surabaya, namun belum juga tiba.

“Posisinya di kita barang belum ada sama sekali mulai Januari-Maret 2022 tidak ada sama sekali,” jelasnya.

“Kita ditributor langsung yang ditentukan dari pabrik. Harga lama 16 ribu perliter sebelum kelangkaan. Saat ini sama sekali belum ada kabar dari pihak pabrik kapan dikirimkan,” tutupnya.

Untuk diketahui, adapun anggota dewan yang ikut sidak yaitu, Amiruddin, Sahabuddin, Fadli Bafadhal, Syaifulah Usman, Fitri Yanti Rifai, Noviana dan juga perwakilan dari Dinas Perdagangan Kota Kendari. (re/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi