Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Badan Keahlian DPR RI Gandeng UHO dalam Penyusunan Kebijakan Legislatif

4

Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari memperkuat keterlibatan kalangan akademisi dalam proses penyusunan kebijakan nasional melalui Seminar Nasional tentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Keuangan Negara yang digelar bersama Badan Keahlian DPR RI, Kamis 23 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Mokodompit UHO itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Keahlian DPR RI dengan Fakultas Hukum serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHO.

Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara, khususnya dalam mendukung penyusunan kebijakan berbasis kajian ilmiah.

“Ini merupakan langkah yang sangat positif karena membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dengan lembaga negara,” kata Santiaji.

Ia menyebut salah satu poin penting dalam kerja sama itu adalah peluang bagi mahasiswa UHO untuk mengikuti program magang di Badan Keahlian DPR RI.

Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi nilai tambah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan lembaga negara sekaligus memperluas wawasan mengenai proses legislasi.

Santiaji menegaskan ruang lingkup kerja sama tidak hanya mencakup program magang, tetapi juga pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Iklan oleh Google

Melalui kolaborasi tersebut, UHO berharap lahir berbagai riset, pengembangan kebijakan berbasis akademik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga program pengabdian yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap akan lahir kolaborasi riset, pengembangan kebijakan berbasis akademik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga berbagai bentuk pengabdian yang mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa,” ujarnya.

Santiaji juga mengajak mahasiswa memanfaatkan peluang yang terbuka melalui kerja sama tersebut, termasuk mengikuti berbagai program, pelatihan, dan informasi magang yang disediakan Badan Keahlian DPR RI.

Sementara itu, Kepala Badan Keahlian DPR RI, Prof. Dr. Bayu Dwi Anggono, menilai UHO merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki potensi akademik dan sumber daya manusia yang dapat mendukung tugas-tugas DPR RI, khususnya di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Menurut Bayu, Badan Keahlian DPR RI membutuhkan hasil kajian ilmiah dan penelitian berkualitas sebagai dasar penyusunan naskah akademik maupun rancangan undang-undang.
Karena itu, UHO dinilai sebagai mitra strategis yang mampu memperkuat kualitas kebijakan publik melalui kontribusi para dosen, peneliti, dan mahasiswa.

“Kami memandang UHO sebagai mitra strategis untuk memperkuat kualitas kebijakan dan legislasi yang disusun DPR RI,” katanya.

Bayu berharap implementasi kerja sama dapat diwujudkan melalui pelibatan dosen dan peneliti UHO dalam penyusunan kajian akademik, sekaligus membuka ruang partisipasi mahasiswa dalam berbagai program Badan Keahlian DPR RI.

Salah satunya melalui konsultasi publik terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Keuangan Negara yang saat ini tengah disusun.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan perguruan tinggi juga diharapkan mampu mendorong penguatan partisipasi publik dalam proses legislasi, pemanfaatan data dan teknologi dalam penyusunan kebijakan, serta menghasilkan produk hukum yang lebih berkualitas, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi