Banner Nawala Media
Take a fresh look at your lifestyle.

Kemarau Panjang, 44 Hektare Sawah di Muna Barat Terancam Gagal Panen

5

Musim kemarau panjang memicu ancaman gagal panen atau puso pada puluhan hektar lahan pertanian di Desa Kasimpa Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Muna Barat, sebanyak 44 hektar dari total 85 hektar sawah aktif di kawasan tersebut terancam gagal panen. Sementara itu, 41 hektar sisanya kini tengah diupayakan untuk diselamatkan.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengungkapkan, krisis air ini terjadi akibat keterbatasan suplai air dan belum tersedianya saluran irigasi permanen. Para petani setempat sejauh ini masih bergantung penuh pada sistem tadah hujan.

“Kejadian seperti ini sebenarnya hampir setiap tahun terjadi, namun kemarau tahun ini jauh lebih ekstrem sehingga dampaknya terhadap pertanian semakin besar,” ujar Darwin dikutip darj akun Facebook resminya @La Ode Darwin pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Menanggapi situasi tersebut, Pemkab Muna Barat menyiapkan bantuan dana APBD berupa pasokan bahan bakar minyak (BBM). Bantuan ini dialokasikan untuk menyokong operasional mesin pompa air demi menyelamatkan sisa lahan yang masih berpotensi dipanen.

Iklan oleh Google

Selain langkah darurat di daerah, Pemkab Muna Barat juga melaporkan kondisi darurat pertanian ini secara resmi kepada Kementerian Pertanian guna meminta intervensi pemerintah pusat.

“Kami meminta perhatian dan dukungan pemerintah pusat, khususnya dalam penyediaan sarana irigasi, pompanisasi, maupun bantuan lainnya yang dapat membantu petani menghadapi kondisi kekeringan,” tegas Darwin.

Ia menambahkan, penanganan krisis air harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap tahun. Langkah ini penting demi mengurangi ketergantungan petani terhadap air hujan sekaligus menjaga ketahanan pangan di Muna Barat.

“Pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Kita bergerak bersama untuk menyelamatkan lahan pertanian, melindungi petani, dan menjaga ketahanan pangan Muna Barat,” katanya

“Dari daerah, kita sampaikan aspirasi dan kondisi nyata di lapangan ke pemerintah pusat. Semoga mendapat perhatian dan dukungan untuk kepentingan petani kita,” tambahnya. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi