Bupati Muna Barat La Ode Darwin menemukan ketidaksesuaian data kemiskinan saat turun langsung melakukan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Desa Watumela, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.
Dalam inspeksi lapangan tersebut, Darwin mendapati sejumlah warga miskin yang secara kondisi ekonomi riil masuk kategori desil 1 hingga 4, namun justru terdata di desil 5, 6, bahkan 7.
“Di lapangan, kami menemukan sejumlah masyarakat yang secara kondisi ekonomi seharusnya masuk dalam desil 1 sampai 4, namun masih tercatat pada desil 5, 6, bahkan 7,” kata Darwin dalam keterangannya dikutip Rabu, 23 September 2026.
Ia menegaskan bahwa pembaruan data secara berkala sangat krusial. Perubahan status sosial ekonomi keluarga seperti anggota keluarga yang baru bekerja, lulus menjadi PPPK, menikah, hingga perubahan komposisi Kartu Keluarga (KK) harus segera diperbarui agar tidak merusak akurasi penerima bantuan.
“Bagi saya, data bukan sekadar angka. Data menentukan siapa yang mendapatkan perhatian dan bantuan pemerintah,” tegasnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna Barat akan membawa hasil validasi lapangan ini ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial untuk dikoordinasikan.
Selain itu, Pemkab Muna Barat kini menyiapkan skema penempatan operator DTSEN di setiap desa guna mempercepat proses pemutakhiran data.
Darwin menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa dan kecamatan agar lebih proaktif menyisir kondisi warga di wilayah masing-masing.
Ia juga memastikan Pemkab Muna Barat siap menyiapkan skema bantuan daerah bagi masyarakat tidak mampu yang belum terakomodasi oleh program bantuan dari pemerintah pusat.
“Kita ingin memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Data harus tepat, sasaran harus tepat, dan pelayanan pemerintah juga harus tepat,” kata Darwin. (Ahmad Odhe/yat)


