Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

UHO Kendari Wisuda 767 Mahasiswa, Terapkan Skema Kuota Baru di 2026

44

Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari resmi mengukuhkan 767 wisudawan dalam prosesi wisuda perdana tahun 2026 yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Selasa, 3 Februari 2026.

Pelaksanaan wisuda kali ini menandai dimulainya kebijakan baru universitas terkait mekanisme pendaftaran dan penjadwalan prosesi kelulusan.

Plt Rektor UHO, Dr. Herman, menjelaskan bahwa mulai tahun ini, pelaksanaan wisuda tidak lagi terikat pada empat periode kaku dalam setahun, melainkan berbasis kuota pendaftar.

“Pelaksanaan wisuda dilakukan setiap kali jumlah mahasiswa yang diusulkan oleh program studi telah mencapai kuota sebanyak 750 orang,” ujar Herman dalam sambutannya, Selasa (3/2).

Herman menambahkan, sistem ini bersifat fleksibel dan memungkinkan wisuda digelar lebih dari satu kali dalam sebulan. Mahasiswa yang telah lulus yudisium dapat langsung mendaftar secara daring, dan sistem akan otomatis menutup pendaftaran jika kuota terpenuhi untuk segera dijadwalkan prosesinya.

Iklan oleh Google

Pada periode ini, UHO mengukuhkan lulusan dari 14 fakultas dan program pascasarjana. Dari total 767 peserta, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menyumbang lulusan terbanyak dengan 195 sarjana dan 3 magister, disusul FISIP dengan 181 sarjana.
Eki Rahmawati dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara (S1) FISIP dinobatkan sebagai lulusan terbaik tingkat universitas dengan meraih IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 5 bulan.
Sementara di jenjang pascasarjana, predikat lulusan terbaik diraih oleh Abdul Latif (S3 Ilmu Manajemen) dan Rosmini Syamsuddin (S2 Pendidikan IPS) yang keduanya meraih IPK sempurna 4,0.

Di hadapan para wisudawan, Dr. Herman menekankan pentingnya sikap adaptif di tengah perubahan dunia yang cepat. Ia mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar.

“Gunakan ilmu yang didapat sebagai bekal berkompetisi di dunia kerja. Pantaskan diri Anda, selalu kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap pembaruan,” tegasnya.

Selain itu, pihak rektorat juga meminta para alumni untuk proaktif mendukung program Tracer Study melalui laman resmi universitas. Data ini disebut krusial sebagai indikator kinerja perguruan tinggi dan syarat akreditasi BAN-PT guna memotret keterserapan lulusan di dunia kerja.

“Kecerdasan akan membuat Anda dihormati, kebijaksanaan akan menjadikan orang lain meneladani Anda. Namun kesuksesan harus direncanakan dengan cerdas,” tutup Herman. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi