Sudarmanto Saeka kembali berhasil mengamankan satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) lewat daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra) 1 meliputi Kota Kendari pada Pemilu 2024.
Banyak pihak menganggap, Kota Kendari adalah dapil “neraka”. Sebab, Kota Kendari dengan jumlah pemilih kurang lebih 238.205 jiwa itu, dikenal menjadi pusat pemerintahan.
Selain itu, Kota Kendari merupakan pusat aktivitas politik. Banyak ketua partai berdomisili di Kota Kendari. Sehingga tidak salah jika Kota Kendari menjadi salah satu medan pertarungan sengit elit politik di Bumi Anoa.
Kemenangan kontestasi di Kota Kendari menjadi previlage tersendiri bagi partai politik. Sehingga, untuk memenangkan pertarungan itu, setiap partai memasang kadernya yang memiliki popularitas tinggi.
Tidak salah, jika wajah caleg yang muncul di dapil Kota Kendari memiliki nama besar, status incumbent, hingga punya irisan politik dengan kekuasaan maupun tokoh politik yang pernah berkuasa di Sultra.
Berdasarkan Quick Count The Haluoleo Institute, enam partai politik yang mengunci enam kursi DPRD Sultra Dapil Kota Kendari, yakni, Golkar, PDIP, NasDem, PKS, Demokrat, PPP.
Golkar diwakili oleh Aksan Jaya Putra, PDIP milik Gunartin, NasDem adalah Sudarmanto, PKS diwakili Sudirman, Demokrat ada Isyatin Syam dan PPP adalah Abdul Razak.
Uniknya adalah Sudarmanto. Ia berstatus incumbent di DPRD Sultra yang bersaing dengan anak mantan Gubernur Sultra Nur Alam di NasDem.
Sudarmanto mengaku bersyukur namanya muncul dalam quick count THI untuk mengisi satu dari enam slot kursi DPRD Sultra dapil Kota Kendari.
“Saya bersyukur. Tapi, waktu itu saya masih menunggu rekapitulasi dari KPU. Tim kami juga terus mengumpulkan data setiap TPS,” katanya.
Iklan oleh Google
Saat ini, KPU Kota Kendari tengah menggelar pleno berjenjang rekapitulasi suara hasil Pemilu 2024. Bersamaan dengan itu, timnya juga telah mengumpulkan seluruh dokumen C1 hasil pemilu di setiap TPS.
Hasilnya, kata dia, dirinya berhasil mengumpulkan 15.483 suara. Ia unggul atas rival separtainya, Giona Nur Alam.
“Ini sangat luar biasa sekali. Pencapaian suara saya pada pemilu kali ini meningkat dibandingkan Pemilu 2019,” katanya.
Pada Pemilu 2019 lalu, Sudarmanto memperoleh 9.020 suara. Terjadi peningkatan perolehan kurang lebih 6 ribu suara dalam lima tahun.
Menurut Sudarmanto, peningkatan suaranya dibandingkan Pemilu 2019 lalu sebuah kesyukuran. Hal ini buah dari perjuangan dan konsistensinya selama duduk di DPRD Sultra lima tahun terakhir.
“Ini adalah hasil komitmen saya selama ini. Selama duduk di DPRD Sultra sejak 2019 lalu, saya selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat di dapil saya. Alhamdulillah, pemilu kali ini kembali diberi amanah,” katanya.
Atas perolehan suara yang maksimal tersebut, pria yang akrab disapa Om Bob ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim dan pendukungnya.
“Ini adalah buah kerja keras bersama. Tanpa tim saya, tidak mungkin kita mencapai hasil yang maksimal,” tuturnya.
Keterpilihan dirinya kembali di Pemilu 2024 ini juga merupakan bagian dari kerja kolektif seluruh Caleg NasDem di Dapil Kota Kendari.
“Artinya, Caleg NasDem untuk dapil Kota Kendari bekerja maksimal. Alhamdulillah kita bisa dapat satu kursi di dapil yang berat ini,” pungkasnya.
