Take a fresh look at your lifestyle.
   

Pj Gubernur Pastikan Stok Beras di Sultra Aman

53

Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto memastikan stok beras di Sultra aman jelang Bulan Ramadan 1445 Hijriyah.

Hal tersebut dikatakan Andap Budhi Revianto usai mengadakan rapat bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) Provinsi Sultra, Jumat 16 Februari 2024 untuk mengecek kebutuhan dan ketersediaan beras di Sultra jelang tiga minggu Bulan Ramadan 1445 H.

Menurut Andap kebutuhan beras di Sultra per bulannya berkisar 26.627 ton, sedangkan ketersediaan beras hingga Februari 2024 sebesar 29.121 ton.

Sehingga kata Andap, produksi beras di Sultra juga dapat dikatakan stabil, pada bulan Februari sebanyak 8.242 ton, prognosa (perkiraan) bulan Maret 18.000 ton, bulan April sebanyak 42.523 ton, dan bulan Mei 2024 sebanyak 50.914 ton.

“Berdasarkan data, kebutuhan beras di Sultra menjelang Ramadan 1445 H InsyaAllah aman. Saya tadi berkomunikasi dengan Kepala Perum Bulog Sultra, Ibu Siti Mardani bahwa stok beras di gudang Bulog saat ini relatif aman pada angka 27.088 ton,” ungkap Pj Gubernur.

Iklan oleh Google

Dari hasil rapat bersama TPID tersebut, Pj Gubernur Sultra juga menginstruksikan bupati dan wali kota agar mengontrol peredaran produksi beras agar tidak keluar dari Sultra.

Selain itu juga, Andap meminta pemerintah daerah menggelar gerakan pangan murah (GPM) secara serentak pada 17 kabupaten/kota yang ada di Sultra.

Lebih lanjut, Pj Gubernur juga akan intens koordinasi dengan Perum Bulog agar segera memenuhi kebutuhan beras pada industri pertambangan yang ada di Sultra sehingga tidak mempengaruhi harga di pasaran.

Andap menyebut informasi dari TPID Provinsi Sultra bahwa stok GKP (Gabah Kering Pangan) yang diproduksi di Sultra banyak dibeli oleh RMU (Rice Milling Unit) kapasitas besar di luar Sulawesi Tenggara.

“Dalam jangka menengah dan panjang, kami akan berupaya untuk membangun RMU dengan kapasitas besar di Kabupaten Konawe di Sultra yang merupakan sentra produksi padi. Kami juga akan perkuat permodalan pemilik RMU skala kecil agar dapat naik kelas jadi RMU skala menengah dan besar sehingga dapat menyerap hasil panen petani lokal di Sultra,” tutup Andap. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
       
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi