Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Mubar Masuk Risiko Bencana Tinggi, BNPB Kirim Bantuan Peralatan

169

Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muna Barat (Mubar) mendapat bantuan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan tersebut berupa barang, yakni satu unit perahu lipat jenis PB 14, satu mesin tempel 18 PK dan baju pelampung keselamatan sebanyak delapan pasang.

Plt Kepala BPBD Mubar Takari Abdulah mengatakan, bantuan akan digunakan untuk mendukung kerja tim reaksi cepat pada saat melakukan operasi penyelamatan korban saat terjadi bencana.

“Jadi bantuannya itu sudah ada di kantor. Kemarin kita hanya melakukan tanda tangan penyerahan bantuan hibah kepada BNPB,” kata Takari Abdullah, Jumat 3 Juni 2022.

Takari mengaku, hibah peralatan itu akan menjadi aset daerah. Nantinya akan selalu dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai yang ditegaskan Penjabat (Pj) Bupati Mubar, Dr Bahri.

Dengan menjabatnya Pj Bupati Mubar yang baru ini, dirinya percaya akan membawa perubahan besar di Bumi Laworo.

“Kita berterimakasih kepada pemerintah daerah khususnya kepada Bupati Muna Barat. Kemarin juga pak Bupati (Bahri) menyampaikan dengan bantuan ini agar diperhatikan baik-baik dan digunanakan secara efektif sesuai dengan peruntukannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mubar Alimudin Sandai mengatakan, bantuan hibah itu sebagai penguatan kelembagaan BPBD yang ada di daerah.

Iklan oleh Google

“Jadi itu sebagai penunjang tim reaksi cepat BPBD yang ada di daerah ketika terjadi bencana seperti banjir atau badai angin kencang dan yang lainnya,” katanya.

Tim reaksi cepat yang baru dibentuk ini, baru melibatkan tenaga honorer di BPBD, namun rencananya ke depannya akan melibatkan beberapa OPD lain seperti Dinas Sosial, Pol PP dan Dinas Kesehatan Mubar.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan Basarnas, Tagana untuk dilakukan pelatihan. Pihaknya juga akan menghadirkan pemateri dari BPBD provinsi bahkan mengupayakan BNPB pusat.

“Jadi nanti kalau sudah wilayah kabupaten, maka akan di-SK-kan bupati. Misalnya dari sosial, pamong praja. Mungkin dua orang yang dilibatkan dan dari dinas kesehatan. Jadi nanti ada pelatihannya juga mereka. Pelatihan lapangannya ada,” jelasnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Bidang Kebencanaan Mubar, Asis Nurul Syawal menyebut, Mubar salah satu daerah potensi rawan bencana. Untuk itu, perlunya kelengkapan peralatan yang disiapkan.

Dengan adanya bantuan BNPB ini, bisa memudahkan tugas di lapangan nanti.

“Kajian bencana hidrologi di Muna Barat itu sangat tinggi. Jadi sangat tepat itu BNPB memberikan kita bantuan. Jadi besok-besok kalau terjadi banjir besar, kita juga bisa bergerak cepat,” katanya.

Ia menyebut, berdasarkan pengamatan dan survei lapangan, beberapa potensi bencana di Mubar yakni, banjir, angin kencang dan gelombang tinggi.

“Jadi upaya yang dilakukan tahun 2022 ini untuk program BPBD terfokus pada penanggulangan bencana ini. Mulai dari sosialisasi kebencanaan, pelatihan, evaluasi dan akan dilatih untuk pengetahuan dasar kaji cepat dan pertolongan pertama di lapangan,” tuturnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi