Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Masuknya Bahlil, Dukungan Dua Calon Kepala Daerah di Sultra Berganti

205

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengubah dua rekomendasi calon kepala daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dua calon kepala daerah yang berganti yakni Kabupaten Muna dan Kota Kendari.

“Yang berubah dua, yaitu Muna dan Kota Kendari,” kata Ketua DPD 1 Golkar Sultra Hery Asiku saat ditemui usai menyerahkan surat Rekomendasi B1-KWK Partai Golkar untuk 17 kabupaten/kota di Sultra, Senin 26 Agustus 2024.

Sebelumnya, DPP Golkar memberikan rekomendasi pada pasangan Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan untuk maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna.

Sementara itu di Kota Kendari merekomendasikan pada pasangan Siska Karina Imran-Sudirman. Dimana surat rekomendasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Golkar lama Airlangga Hartato yang diserahkan oleh Wakil Ketua Umum Golkar Doli Kurnia Tanjung pada 15 Agustus 2024.

Namun, setelah dinahkodai oleh Bahlil Lahadalia, partai berlogo beringin itu memberikan rekomendasi pada La Ode Kardini berpasangan dengan Noor Dani untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Muna.

Selanjutnya, Aksan Jaya Putra-Andi Sulolipu maju di Pilwali Kota Kendari.

Iklan oleh Google

Rekomendasi tersebut juga telah diserahkan langsung oleh Ketua DPD Golkar Sultra Hery Asiku.

Hery Asiku mengatakan, bergantinya dua nama tersebut berdasarkan hasil penilaian oleh dewan pimpinan pusat.

Namun, kata Hery, dirinya tak mengetahui penilaian apa sehingga dua calon kepala daerah yang direkomendasi oleh partai Golkar itu berganti.

“Itu tidak dijelaskan secara detail karena itu kewenangan DPP dan semuanya kita memberikan beberapa nama di sana dan itu dinilai oleh DPP dan itu diputuskan,” ungkapnya.

Sehingga dengan dikeluarkannya SK rekomendasi B1-KWK yang ditandatangani oleh Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia itu, menggugurkan SK yang ditandatangani oleh Ketua Umum lama, Airlangga Hartato.

“Iya. Memang SK yang berlaku adalah SK tandatangan yang terakhir menjadi ketua umum terakhir yang dipilih kemarin dalam munas (musyawarah nasional),” ujar Hery Asiku.

Diketahui, Bahlil Lahadalia terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Golkar dalam musyawarah nasional (Munas) ke XI partai Golkar. Namun, keterpilihan Bahlil tengah digugat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi