Kronologi Polisi di Kolaka Timur Tembak Warga : Pelaku Mabuk dan Pamer Pistol
Peristiwa polisi tembak warga sipil kembali terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini aksi penembakan terhadap warga sipil dilakukan oleh personel dari Kepolisian Resort (Polres) Kolaka Timur (Koltim).
Pelaku bernama Brigadir RA melakukan penembakan terhadap seorang perempuan berinisial IA pada Kamis, 1 Februari 2024 dini hari.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kabidhumas Polda Sultra Kombespol Ferry Walintukan pada Jumat, 2 Februari 2024.
“Pelaku penembakan Brigadir RA anggota dari Polres Kolaka Timur itu benar terjadi,” katanya saat ditemui di ruangannya.
Dari informasi yang dihimpun media ini kejadian penembakan terjadi di salah satu rumah yang berada di Kecamatan Poasia Kota Kendari. Akibat penembakan tersebut korban mengalami luka tembak di dada sebelah kiri dan tembus ke bagian punggung kiri.
Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan mengungkapkan kronologi kejadian berawal saat pelaku mendapatkan tugas dinas dari Polres Kolaka Timur untuk membawa sebuah berkas di Mapolda Sultra.
Iklan oleh Google
Kata Ferry, pada saat itu brigadir RA menginap di rumah rekannya bernama Brigadir Z.
Ferry melanjutkan, saat di rumah rekannya, pelaku memanggil korban untuk menemuinya di rumah Brigadir Z. Namun saat itu pelaku menemukan senjata milik Z dan memainkannya kepada korban sehingga terjadinya penembakan.
“Pada malam hari korban atas nama IA itu datang bertemu dengan Brigadir RA. Dan pada saat ketemu Brigadir RA melihat ada senjata milik rekannya (Brigadir Z) dipakai untuk dimainkan,” beber Ferry.
Ia mengaku, dalam melakukan penembakan terhadap IA saat itu pelaku dalam keadaan mengonsumsi minum-minuman keras.
“Yang bersangkutan untuk kondisinya sedang minum-minuman keras dan itu dilakukan waktu dia menggunakan senjata dia memainkan senjata dan senjata itu meletus,” ungkapnya.
Sehingga atas kejadian tersebut, pelaku bersama pemilik senjata diamankan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) untuk dilakukan pemeriksaan.
“Iya saat ini kita amankan dua orang,” pungkasnya. (Ahmad Odhe/yat)
