Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Keterbatasan Anggaran, Tim Sepak Bola Sultra Gagal Ikut Seleksi Pra PON

228

Tim sepak bola Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) batal mengikuti seleksi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Gorontalo.

Padahal, sebelumnya tim sepak bola Sultra dijadwalkan bertanding pada Selasa, 17 Oktober 2023 sore di Provinsi Gorontalo dengan mengahadapi Sulawesi Tengah di laga perdana.

Batalnya keikutsertaan tim sepak bola Sultra ini lantaran anggaran yang dialokasikan Komite Olahraga Nasional (KONI) sangat sedikit.

Ketua Asprov PSSI Sultra Muhammad Zamrun Firihu mengatakan batalnya keberangkatan tim sepak bola Sultra untuk ikut di ajang tersebut dikarenakan adanya keterbatasan anggaran dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra.

“Persiapan kita tuntas tim kita sudah bentuk, kemudian TC (training center) sudah selesai, mungkin karena di KONI kekurangan dana sehingga kami tidak bisa berangkatkan,” kata Prof Zamrun saat ditemui di Auditorium UHO Kendari, Rabu 18 Oktober 2023.

Kata Zamrun, pihaknya saat itu sudah melakukan seleksi, mulai dari daratan hingga kepulauan dengan menghasilkan 30 pemain dari berbagai daerah.

Ia melanjutkan dari 30 pemain tersebut, pihaknya kembali melakukan seleksi di Kota Kendari dengan menghasilkan 23 pemain.

“Jadi pada intinya kita di Asprov PSSI Sultra sudah melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami. Timnya sudah terbentuk mulai dari tim pemain hingga tim pelatih kita tinggal berangkat saja,” lanjutnya.

Rektor UHO itu mengungkapkan, pihaknya sudah memasukkan proposal di KONI Sultra. Akan tetapi, lanjut Zamrun, pihak KONI memberikan jawaban tidak sesuai keinginan Asprov PSSI Sultra.

Iklan oleh Google

Sehingga dengan hal tersebut membatalkan tim sepak bola Sultra untuk mengikuti kualifikasi PON tersebut.

Selain itu juga, Zamrun menerangkan dari kegiatan selesai hingga training center (TC) dianggarkan oleh Asprov PSSI Sultra.

“Yang kami minta dari KONI itu biaya untuk mengikuti seleksi pra PON,” terangnya.

Prof Zamrun mengingatkan KONI Sultra agar menghitung betul kebutuhan semua cabor dan tidak menyamakan cabor satu dengan yang lainnya.

“Jadi ke depannya KONI itu agar menginventarisir dan merencanakan betul biaya percabangan olahraga itu sehingga tidak ada tumpang tindih nantinya,” tegas Zamrun.

Di tempat yang berbeda Sekretaris PSSI Sultra Jasman Harun mengatakan kepastian batalnya tim Sultra ikut serta pada ajang itu karena keterbatasan anggaran yang berikan oleh KONI Sultra hanya senilai Rp25 juta.

“Anggaran yang diberikan oleh hanya Rp25 juta, dan kami anggap ini penghinaan bagi PSSI, karena ini sudah tidak masuk akal,” kata Jasman saat dikonfirmasi awak media.

PSSI Sulawesi Tenggara juga telah berkoordinasi dengan PSSI Pusat untuk menghindari sanksi karena tidak ikut serta dalam ajang Pra Kualifikasi PON di Gorontalo.

“PSSI Pusat minta untuk menghindari sanksi kami harus memberikan alasan bukan keinginan Asprov tapi karena alasan keterbatasan anggaran dari KONI Sultra,” ungkapnya.

Sementara itu hingga berita diterbitkan, pihak media ini masih berupaya mengkonfirmasi pihak KONI Sultra. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi