Kapal Wisata di Pulau Labengki Alami Mati Mesin, Tim SAR Dikerahkan
Salah satu kapal wisata di Pulau Labengki mengalami mati mesin di sekitar perairan antara Pulau Labengki dan Pulau Bahubulu Kabupaten Konawe Utara, 3 Mei 2023 sekitar pukul 09.15 WITa.
Plt Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Rudi menyatakan, pada 3 Mei 2023 sekitar pukul 09.15 WITa, 2 buah perahu masing-masing dengan penumpang 4 orang berangkat dari Pelabuhan Nii Tanasa menuju Pulau Labengki.
Kedua kapal itu mengantar 4 orang wisatawan lokal dengan memuat masing-masing 2 orang di setiap perahu.
Namun, pada pukul 11.00 WITa perahu pertama mengalami mati mesin, 2 orang wisatawan lokal pindah di perahu kedua untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Labengki sedangkan perahu pertama melakukan perbaikan mesin.
Iklan oleh Google
“Setelah mengantar 4 orang wisatawan lokal tersebut, longboat (perahu) kedua kembali pulang dan melewati lokasi namun longboat pertama bersama 2 orang POB-nya sudah tidak ada di sekitar lokasi sehingga melanjutkan perjalanan kembali menuju pelabuhan Nii Tanasa,” kata Rudi.
Sesampainya longboat kedua di Nii Tanasa, mereka tidak melihat longboat pertama telah kembali sehingga diputuskan untuk dilakukan pencarian namun hasilnya nihil.
Akibat dari kejadian itu, keluarga kemudian menghubungi tim SAR untuk dikerahkan mencari dua awak kapal bernama Sahid (49), warga Desa Nii Tanasa Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe dan salah satu teknisinya.
“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 23.55 WITa, tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan dengan menggunakan RIB menuju LKP (last known position) untuk memberikan bantuan SAR,” kata Rudi.
Saat pencarian, lanjut Rudi, kondisi cuaca berawan, arah angin Tenggara – Barat, kecepatan angin 7 – 12 knot dan tinggi gelombang 0,75 – 1 meter. (yat)
