Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Jembatan Buton-Muna Sepanjang 2,9 Kilometer Biayanya Diperkirakan Rp15 Triliun

389

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membangun Jembatan Buton-Muna di Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun, kini tahapannya masih dalam proses kajian dan persiapan.

Diperkirakan, estimasi anggaran jembatan yang menghubungkan dua pulau itu kurang lebih Rp15 triliun.

Direktur Pembangunan Jembatan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Yudha Handita Pandjirawan mengatakan, Jembatan Buton-Muna rencanannya akan membentang di atas selat Baruta-Kolagana.

Dibangun di atas lahan seluas 70 hektare yang terbagi masing-masing 35 hektare di Pulau Buton dan Muna.

“Kebutuhan lahan ini antara lain untuk pembangunan jalan pendekat, rest area, fasilitas umum, wisata laut, dan kantor pengelola,” ujar Yudha dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR.

Menurut Yudha, sejak tahun 2020-2021 Kementerian PUPR telah menyelesaikan desain Jembatan Buton-Muna dan telah mendapat persetujuan dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

“Meskipun demikian perlu dilakukan kembali review desain dari Independent Proof Check (IPC). Setelah itu kita mendapatkan notes,” tambahnya.

Iklan oleh Google

Yudha melanjutkan, Jembatan Buton-Muna dengan total panjang 2.969 meter memiliki panjang bentang utama sepanjang 765 meter.

Terdiri dari bentang jembatan pendekat Pulau Muna sepanjang 186 meter dan bentang jembatan pendekat Pulau Buton sepanjang 525 meter.

Adapun biaya pembangunan Jembatan Buton-Muna diperkirakan mencapai Rp 15 triliun dengan estimasi waktu pengerjaan 4 tahun.

“Jembatan pendekat dan jembatan utama lebarnya 2,21 meter dengan 2 jalur, terdiri dari 4 lajur ditambah dengan 2 jalur untuk motor. Sehingga sudah diantisipasi untuk pergerakan traffic hingga 100 tahun ke depan,” tutur Yudha.

Sementara itu, Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Ditjen Pembiayaan Infrastrukur PUPR Reni Ahiantini menambahkan, sepanjang tahun 2021 sampai akhir semester I tahun 2022 telah disusun kajian melalui KPBU untuk pembangun Jembatan Buton-Muna.

Meliputi aspek hukum, finansial, kelembagaan, dan manajemen resiko sesuai dengan regulasi yang ada.

“Kami juga sama-sama paralel dengan Ditjen Bina Marga, tentunya yang digunakan saat ini adalah angka yang nantinya ada review dari Tim Direktorat Jembatan,” pungkas Reni Ahiantini dikutip Kompas.com. (kompas.com/Yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi