Elektabilitas Golkar Teratas di Survei LSS, Inarto : Pengurus Aktif Turun Menyapa Masyarakat
Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Sulawesi (LSS), elektabilitas Partai Golongan Karya (Golkar) di Kota Kendari berada di posisi teratas mengungguli Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, Gerindra dan partai lain.
Partai besutan Airlangga Hartarto itu mendapat suara 151 dari 1.100 responden berdasarkan hasil survei Lingkar Survei Sulawesi (LSS), yang dirilis kemarin, Minggu 12 Juni 2022.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Kendari, LM. Inarto mengaku senang dengan adanya hasil survei yang dikeluarkan oleh Lingkar Survei Sulawesi menempatkan elektabilitas Partai Golkar di posisi pertama dari partai lain. Ia berharap, elektabilitas Golkar bisa bertahan hingga pemilu 2024
“Saya senang dengan adanya berita positif ini terhadap Golkar, karena menambah semangat teman-teman pengurus, dan simpatisan kader Golkar Kota Kendari agar bisa lebih aktif bekerja turun serta lebih aktif di lapangan menyapa masyarakat,” kata LM Inarto saat di temui di ruang kerjanya, Senin 13 Juni 2022.
Untuk terus mendekatkan Partai Golkar di masyarakat, Wakil Ketua DPRD Kota Kendari ini mengatakan, saat ini sudah ada program dari Golkar Kota Kendari yaitu Golkar Menyapa agar lebih mendekatkan pengurus kepada masyarakat.
“Kita buat Golkar Menyapa supaya pengurus-pengurus Golkar bisa saling dekat, sehingga pada saat turun di lapangan bisa mendapat nilai tambah di masyarakat,” jelasnya.
Iklan oleh Google
Ia menambahkan, dalam mempertahankan elektabilitas berdasarkan hasil survei itu, pihaknya akan terus bergerak turun di lapangan untuk mendengarkan keluhan masyarakat.
“Tidak ada jalan lain selain turun langsung di masyarakat. Melihat persoalan apa di masyarakat dan memberikan solusi, sehingga Golkar mendapat kepercayaan bagus di masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Kota Kendari, Sahabuddin mengatakan, sampai hari ini tanggapan dan tingkat keterpilihan di masyarakat terhadap partai Golkar cukup bagus.
Tapi survei tersebut hanya berbicara saat ini, di survei itu juga memperlihatkan yang tidak menjawab itu lebih besar dari yang menjawab. Sementara yang dihadapi di Pemilu 2024 mendatang belum dihitung dinamikanya.
“Harus disikapi dari sekarang bersama baik itu dari kader maupun pengurus di tingkat kota, kecamatan dan kelurahan agar terus bekerja dan turun di masyarakat,” jelasnya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Kendari mengatakan, realitas survei akan dilihat pada pemilihan legislatif, pemilihan presiden dan pilkada nanti.
“Lebih memasifkan pengurus kader, dan simpatisan. Bukan menjadi sebuah angin segar untuk pengurus, kader dan simpatisan, tapi ini akan menjadikan cambuk buat kita agar lebih masif lagi bekerja,” tutupnya. (re/yat)
