Dihantam Ombak Tinggi di Perairan Buton, Tiga Orang Ditemukan Selamat
Tiga orang penambang pasir di Kabupaten Buton ditemukan selamat usai berenang di sekitar Perairan Malaoge Kabupaten Buton.
Tiga warga itu, yakni, Basirun (38), Syarifudin (52) dan La Ode Juliadin (45).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Muhamad Arafah mengatakan, pada pukul 07.00 WITa, kapal pengangkut pasir dengan penumpang 3 orang berangkat dari Pelabuhan Malaoge Lasalimu Kabupaten Buton menuju Pelabuhan Kapota Kabupaten Wakatobi.
“Setelah melakukan perjalanan sekitar 4 NM, kapal tersebut dihantam oleh gelombang tinggi dan tenggelam,” katanya.
Ia menyebut, telah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dan nelayan sekitar namun hasilnya nihil.
Iklan oleh Google
Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 12.25 WITa Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR.
Ia menyebut, kecepatan angin di perairan itu antara 5 sampai 20 knot. Arah angin Tenggara- Barat laut dengan tinggi gelombang 0,75 hingga 3 meter.
Ia melanjutkan, pada pukul 13.43 WITa, pihaknya menerima informasi dari Kepala Desa Malaoge bahwa korban pertama bernama Sarifudin ditemukan terdampar di pesisir Pantai Desa Karya Jaya Kecamatan Siantopina Kabupaten Buton dalam keadaan selamat.
Pada pukul 14.21 WITa Kepala Desa Malaoge kembali menginformasikan bahwa korban kedua bernama Basirun ditemukan terdampar di Desa Kombewaha Kecamatan Siantopina Kabupaten Buton dalam keadaan selamat.
Beberapa menit kemudian, tepatnya pada pukul 14.34 WITa korban ketiga bernama La Ode Juliadin ditemukan terombang ambing oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan selamat sekitar 10 NM arah barat daya dari perkiraan lokasi dan dievakuasi ke Puskesmas Malaoge Kabupaten Buton untuk dilakukan pemeriksaan.
“Setelah ketiga korban dinyatakan sehat, pada pukul 16.35 WITa ketiga korban dievakuasi menuju Wanci.
Pada pukul 20.10 WITa Tim SAR gabungan tiba di Wanci berikut ketiga korban, selanjutnya diserahterimakan kepada pihak keluarga,” tuturnya. (yat)
