Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Dewan Pers Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Sultra

105

Dewan Pers menggelar Kompetensi Wartawan (UKW) atau Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis 16 hingga 17 Juni 2022.

Sebanyak 51 Wartawan atau jurnalis yang bekerja di berbagai perusahan pers, baik media cetak, media televisi dan media online yang tergabung dalam PWI, IJTI dan Solopos mengikuti ujian tersebut.

Uji kompetensi wartawan ini merupakan kali ke dua pada tahun ini di Bumi Anoa. Dewan pers juga menghadirkan sejumlah penguji untuk menguji wartawan kompeten atau tidak dengan membuka kelas muda, madya dan utama.

Anggota Dewan Pers Admaji Sapto Anggoro mengungkapkan, uji kompetensi wartawan atau jurnalis merupakan program kerja dari Dewan Pers dalam rangka melindungi dan meningkatkan kemerdekaan pers berdasarkan prinsip-prinsip hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Selain itu, tantangan ke depan makin berat dalam memajukan pers, maka perlu dilakukan uji kompetensi wartawan.

“Dewan Pers di tahun 2022 ini mempunyai target 1700 wartawan yang kompeten atau bersertifikat. Hingga saat ini sudah mencapai 50 persen yang terealisasi dengan dilaksanakan UKW di sejumlah provinsi,” ungkapnya.

Iklan oleh Google

Admaji Sapto Anggoro menambahkan, peran pers dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 mendatang sangat penting, karena itu melalui UKW atau UKJ ini dapat melahirkan wartawan yang kompeten dalam menulis berita dan menjadi produk atau literasi yang berkualitas.

“Produk berita yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi bahan bacaan yang berimbang dan memberikan edukasi kepada pembaca, termasuk seluruh peserta Pemilu yang melaksanakan pesta demokrasi yang aman,” tambahnya.

Anggota Dewan Pers Periode 2022-2027 ini mengaku, tujuan dari pelaksanaan UKW ini dalam rangka meminimalisir pelanggaran atau laporan masyarakat terkait berita atau bacaan yang disajikan oleh perusahaan media melalui karya wartawan.

Di tahun ini sudah ada 317 pengaduan wartawan terkait dugaan pelanggaran kode etik, dugaan pelanggatan ITE dan lainnya.

“Untuk itulah melalui uji kompetensi seperti ini diharapkan pelanggaran atau dugaan tindak pidana akan menurun dan tidak ada sama sekali,” tandasnya.

Selain Anggota Pers, Ketua IJTI Jasuri, Suarmin (Solopos), Ketua PWI Sultra Sarjono dan Kepala Dinas Infokom Sultra diwakili Kepala Bidang TIK Andi Sahrir masing masing membawakan sambutan. (re/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi