Bupati Mubar Perintahkan Inspektorat Periksa Khusus Kades Kasimpa Jaya
Bupati Muna Barat (Mubar) La Ode Darwin kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Desa Kasimpa Jaya Kecamatan Tiworo Selatan.
Dalam sidak tersebut, ditemukan bahwa Desa Kasimpa Jaya tidak memiliki kantor desa kemudian balai desa sudah tidak keruan.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada pelayanan administrasi pemerintahan di sesa. Kata dia, Kades Kasimpa Jaya tidak siap dan tidak memiliki kepedulian untuk memaksimalkan pelayanan kemasyarakatan.
“Untuk itu saya perintahkan kepada inspektorat untuk dilakukan pemeriksaan khusus supaya kita tahu dananya dia lari kemana dan digunakan dimana, sementara pelayanan kemasyarakatan tidak dilakukan dengan baik,” terangnya.
Kemudian, Kades Kasimpa Jaya juga akan membuat surat pernyataan bahwa apa bila besok atau lusa terjadi kasus yang sama maka dia harus bersedia harus bersedia untuk diberhentikan dari kepala desa.
“Jadi saya tegas dari awal karena untuk kepentingan kita semua dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Terkait masalah tersebut, Kepala Desa Kasimpa Jaya, Anca Alimin menjelaskan bahwa apa yang disampaikan oleh pimpinan merupakan hal yang wajar, karena kantor Desa Kasimpa Jaya sementara direnovasi dan belum bisa dimasuki.
Iklan oleh Google
“Untuk sementara pelayanan saya lakukan di rumah pribadi, dan itu tidak mengganggu proses pelayanan di masyarakat,” katanya.
Anca juga menjelaskan bahwa, renovasi kantor desa ini dilakukan sejak tahun 2023 dengan anggaran Rp65 juta, dengan kategori renovasi berat.
Kata dia, ini dilakukan karena saat itu, Pemda Mubar berjanji akan memberikan bantuan dana untuk penyelesaian pembangunan di tahun 2024.
“Kita renovasi berat, atap kita buka semua, karena proposal untuk pembangunan kantor desa tahun 2024 sudah disetujui oleh pemda, melalui dana BKK, tapi karena tahun 2024 ada pergantian pimpinan maka anggaran itu tidak terealisasi hingga tahun ini,” terangnya.
Anca juga menjelaskan alasan tidak menggunakan fasilitas pemerintah untuk melakukan pelayanan karena berdampak sama anggaran, kemudian tidak ada juga perintah dari atasan. Untuk itu pihaknya melakukan pelayanan di rumah pribadi.
“Nah tadi saya ditegur dan diarahkan untuk melakukan pelayanan menggunakan fasilitas pemerintah, maka besok kita siap laksanakan. Ini kita mau rapat dengan perangkat, karena masuk di kantor butuh biaya dan sebagainya,” terangnya.
Terkait dengan rencana pemeriksaan inspektorat, Kades Kasimpa Jaya juga mengaku siap diperiksa. Menurut dia, apa yang diperintahkan atasan wajib dipatuhi. Soal benar atau salah itu manusiawi.
“Saya siap karena itu perintah pimpinan. Kita harus loyal pak. Kita juga bersukur masih ditegur oleh pimpinan. Terkait benar atau salah itu manusiawi, nanti pimpinan yang menentukan,” pungkasnya. (Pialo/yat)
