Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

La Ode Samsul Barani Resmi Dilantik Jadi Ketua Forum CSR Sultra

432

Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) atau lebih dikenal dengan Forum CSR Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2022 2027 resmi dilantik.

Forum CSR tersebut diketuai oleh La Ode Samsul Barani usai dilantik oleh Wakil Ketua Umum CSR Indonesia, Aldino Kurniawan di Hotel Azizah Kendari, Jumat 18 November 2022.

Wakil Ketua Forum CSR Indonesia, Aldino Kurniawan mengatakan, Forum CSR adalah wadah berhimpunnya kalangan dunia usaha yang memiliki kepedulian dan komitmen kuat dalam penyelenggaraan program dan kegiatan CSR di bidang kesejahteraan sosial.

“Jadi setiap perusahaan atau badan usaha di Sultra ini harus bisa memberikan kesejahteraaan sosial kepada masyarakat sekitar,” ujarnya saat membawakan sambutan.

Lebih lanjut kata dia, forum CSR ini merupakan forum yang dibentuk oleh kementerian sosial yang nantinya bisa menjadi jembatan penghubung antara pemerintah dan badan usaha.

“Artinya forum tersebut bisa memberikan sebuah kontribusi untuk masyarakat dari ruang-ruang yang mungkin pemerintah punya keterbatasan dari sisi anggaran atau pun sisi wilayah yang sulit terjangkau,” ujarnya.

Ketua Forum CSR Sultra La Ode Samsul Barani. (Ahmad Odhe/nawalamedia.id)

 

Selain itu ia mengatakan, perusahaan yang ada di Sulawesi Tenggara khususnya di perusahaan pertambangan sangat potensial sekali untuk pengelolaan CSR.

Iklan oleh Google

“Dari potensi sektor yang berkembang di sini khususnya pertambangan tentunya itu potensial sekali apalagi kita bicara komoditas sangat baik sekali dan ekonomi hijau sangat memberikan keleluasaan investasi dan sebagainya oleh pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua CSR Sultra, La Ode Samsul Barani mengatakan usai terlantik dirinya akan melakukan rapat kerja dan akan memantapkan standar operasional prosedur (SOP) di dalam Forum CSR.

“Dua hari ini kita pengurus CSR Sultra akan lakukan rapat kerja dan pemantapan SOP,” katanya saat ditemui usai pelantikan.

Lebih lanjut kata dia, ke depannya pengelolaan CSR ini akan mengutamakan program memberantas kemiskinan serta mengusut masalah-masalah di lingkar tambang di Sulawesi Tenggara.

“Jadi forum CSR ini yang prioritas sesuai dengan tujuan CSR terkait program pemberantasan kemiskinan dan kemudian terkait kas-kas daerah terkait dengan masalah lingkar tambang kita karena tambang ini dikenal dengan PPM yakni program pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa kepengurusan dalam forum tersebut yakni dari elemen masyarakat dari berbagai kalangan baik akademisi, aktivis lingkungan, DPRD, OPD terkait, tokoh masyarakat, mahasiswa, organisasi masyarakat dan pelaku-pelaku usaha lainnya.

Sementara itu, untuk menjalankan tugas sesuai AD/RT Forum CSR Sultra itu sendiri, pihaknya bakal membangun kerja sama dan sinergitas dengan perusahaan- perusahaan yang ada di Sultra termasuk dengan pihak Pemprov Sultra sendiri.

“Semoga dengan terbentuknya Forum CSR Sultra ini, masyarakat bisa merasakan manfaat positif melalui program-program khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial maupun lingkungan,” bebernya.

Diketahui, Forum CSR Sulawesi Tenggara ini terbentuk dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, dengan Nomor SK: 510 Tahun 2022 tentang pembentukan forum tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha Sulawesi Tenggara. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi