Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Kawal Demokrasi, Parpol Non-Seat di Mubar Sepakat Berkoalisi

209

Beberapa partai politik di Muna Barat (Mubar) yang tidak memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sepakat untuk melakukan koalisi menjelang pilkada november 2024.

Kordinator koalisi parpol non-seat di Mubar, La Ode Maliki mengaku, koalisi tersebut dibangun berdasarkan kesepakatan bersama demi mengawal jalanya pesta demokrasi pada Pilkada Mubar 2024.

“Kami sudah bersepakat dan melakukan deklarasi pada hari Kamis 15 Agustus 2024 kemarin, tujuan kami berkoalisi adalah tentunya sebagai peserta Pemilu atau Pilkada kami ingin terlibat aktif dalam setiap kontestasi sebagaimana parpol telah dijamin keberadaannya di dalam undang-undang,” jelasnya.

Ada dua poin penting yang membuat koalisi ini terbangun, yang pertama adalah bersepakat untuk mengawal demokrasi pada Pilkada serentak 2024. Kedua yakni kami akan mengawal jalannya pemerintahan Mubar 2024-2029.

“Kami sudah melakukan komunikasi yang panjang bersama ketua-ketua partai non-seat, sebelumnya sudah 9 partai yang siap untuk bergabung di antaranya Partai Hanura, Garuda, PKN, Perindo, PKS, Partai Ummat, PSI dan Partai Buruh, khusus untuk Partai Amanat Nasional (PAN) sampai saat ini kami belum tembus untuk melakukan komunikasi,” katanya.

Kata Maliki, meski intens dalam melakukan komunikasi politik, dari partai-partai tersebut baru enam partai yang menyatakan sikap untuk bersama dalam Koalisi yaitu Partai Hanura, Partai Garuda, PKN, PSI, Partai Buruh dan Partai Ummat.

Ada beberapa kasus di beberapa partai yang belum menyatakan sikap meski secara pribadi sebelumnya telah menyampaikan untuk siap bergabung

Iklan oleh Google

“Seperti Partai Perindo dan Partai Gelora, sebelumnya mereka telah siap untuk bergabung namun tentunya ada mekanisme partai yang harus dilalui sehingga kami menghargai hal tersebut dan kami akan menunggu keputusan final oleh partai masing-masing. PKS dan PSI pun demikian, kedua partai tersebut sudah ada proses partai yang tengah berjalan,” terangnya.

“Partai Solidaritas Indonesia (PSI) misalnya, pada tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kami sudah bersepakat membangun koalisi, namun di waktu yang bersamaan saat kami deklarasi kemarin, ternyata DPP PSI juga melakukan penyerahan dukungan kepada Bapaslon Darwin-Ali Basa.

Kemudian PKS juga dari beberapa bulan sebelumnya memang sudah ada proses partai yang sudah berjalan dan telah memberikan dukungan kepada salah satu Bapaslon.

“Tentu segala proses tersebut kita hormati dan menjadi urusan internal parpol masing-masing. Namun catatannya adalah, kami berkoalisi bukan hanya untuk pesta demokrasi 2024 tapi kami juga berkoalisi untuk mengawal jalannya pemerintahan di Muna Barat pada periode 2024-2029,” papar Maliki.

Ketika ditanya, apakah akan berlabuh kepada salah satu paslon, Maliki mengaku belum memastikan hal itu. Karena setiap langkah politik akan diambil berdasarkan keputusan bersama.

“Tentunya kami akan berangkat dari keputusan bersama mana yang terbaik untuk daerah. Apa yang menjadi keputusan bersama maka di situlah kami berada,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPC Partai Garuda Mubar, LM. Arjuna Matadjo Djimen. Kata dia, Partai Garuda akan terus membuka diri untuk semua bakal pasangan calon di Pilkada Mubar. Namun dalam hal penentuan dukungan akan diputuskan bersama koalisi partai non-seat.

“Kami Partai Garuda terbuka untuk semua bakal calon dan tentunya komitmen untuk tetap pada apa yg menjadi kesepakatan koalisi bersama. Garuda memang tidak punya kursi namun kami punya struktur yang siap bekerja memenangkan paslon yang diusung nantinya,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi