Pemda Mubar Lakukan Operasi Pasar, Antisipasi Kenaikan Harga Selama Ramadan dan Idulfitri
Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) melakukan operasi pasar di seluruh wilayah Mubar. Operasi pasar dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) di bulan Ramadan dan jelang perayaan Idulfitri.
Penjabat (Pj) Bupati Mubar, Dr. Bahri mengatakan, operasi pasar akan dilakukan dua kali yakni saat Ramadan dan mendekati perayaan hari raya Idulfitri 2023.
Kegiatan ini dilakukan untuk menstabilkan harga di Bulan Ramadan karena ada kewaspadaan dan mitigasi terhadap kenaikan harga pangan.
“Bentuk kewaspadaan terhadap kenaikan harga 20 komoditas. Dari 20 komoditas tersebut yang diambil adalah beras 5 Kg, gula pasir 1 Kg, minyak goreng 1 liter. Kalau dibeli di toko itu harganya Rp100.100, tapi kita subsidi sehingga masyarakat cukup membayar Rp70.00 saja”, jelasnya saat ditemui di kantor Desa Lailangga, Senin 3 April 2023.
Bahri menyampaikan bahwa operasi pasar ini diperuntukan untuk seluruh masyarakat yang memiliki kartu keluarga di Mubar.
Iklan oleh Google
“Semuanya sudah kita siapkan, kita sudah hitung sebanyak 26.026 KK. Jadi nanti masing-masing kepala desa yang bertanggung jawab. Nanti masyarakat menyetor uang dan langsung dibagikan kepada masing-masing kepala keluarganya,” ujarnya.
Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri ini melanjutkan, operasi pasar ini menelan anggaran sebesar Rp2 miliar lebih. Namun dari anggaran tersebut, Pemda Mubar hanya mensubsidi Rp31.000.
“Subsidi ini sifatnya untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat Mubar. Karena pada akhirnya uang itu akan kembali lagi menjadi PAD kita,” terangnya.
Selain tiga komoditas ini, Pemda Mubar juga akan melakukan operasi pasar khusus komoditas telur. Rencananya telur yang akan disubsidi ini sebanyak 26.200 rak. Namun itu akan dilakukan menjelang perayaan Idulfitri.
“Ini juga untuk semua masyarakat Mubar. Rencananya telur ini kita paketkan dengan beras dan minyak goreng. Karena jelang Idulfitri masyarakat kita pasti butuh telur beras dan minyak goreng. Makanya ini kita siapkan,” tutup Bahri. (Pialo/yat)
