Ratusan Masa Demo Penutupan Sembilan Jetty Oleh TNI AD di Blok Marombo
Ratusan massa aksi yang tergabung dari berbagai elemen menggelar aksi demonstrasi di Jalan H. Abdulah Silondae atau perempatan lampu merah Masjid Agung Kendari, Senin 25 Mei 2023.
Aksi demonstrasi itu mengecam tindakan penutupan sembilan jetty atau terminal khusus (Tersus) di Blok Marombo Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang diduga dilakukan oknum TNI Angkatan Darat (AD).
Diketahui, dari sembilan Jetty yang dihentikan di antaranya, Jetty PT Bosowa, PT Unaaha Bakti Persada (UBP), Bososi, dan Apolo.
Humas PT Tristaco dan PT Unaaha Bakti Persada (UBP), Aguslan menilai pemberhentian beberapa jetty di Marombo tidak prosedural dan tidak sesuai perindang-undangan yang berlaku.
Olehnya itu, dalam tuntutannya Aguslan menyebut, pihaknya mendesak Komandan Korem 143 HO Kendari untuk bertanggung jawab. Sebab menurutnya, pemberhentian tersebut diduga atas dasar perintah Danrem 1412 HO Kendari dan Dandim 1430 Konut.
“Dugaan kami Danrem dan Dandim perintahkan anak buahnya untuk menutup jetty yang tidak mau menyetor uang koordinasi. Padahal, jetty yang ditutup itu telah mengantongi izin penggunaan tersus dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” kata Aguslan.
Iklan oleh Google
Lebih lanjut, ia meminta kepada Danrem 143 HO Kendari untuk membuka penutupan dan membiarkan sembilan jetty di Blok Marombo kembali beraktivitas.
“Saya tegaskan jika sembilan jetty di Blok Marombo tidak dibuka maka kami akan menggelar aksi besar-besaran di Kantor Mabes TNI dan Istana Presiden,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Korem 143 HO Kendari, Brigjen TNI Ayub Akbar melalui Kepala Seksi Teritorial Korem 143 HO Kendari, Letkol Hale Tambo Wulaa saat menemui massa aksi membantah adanya penutupan jetty di Blok Marombo oleh oknum TNI.
“Jetty dibuka, tidak ada pihak TNI yang menutup jetty, jadi silahkan masyarakat bekerja,” kata Letkol Hale Tambo Wulaa.
Terkait tuntutan massa aksi untuk bertemu Danrem, TH Wulaa mengatakan, akan menjadwalkannya setelah Danrem pulang ke Kendari.
“Untuk pertemuan, akan diwadahi ketika Danrem sudah pulang. Pertemuan hari ini ditunda karena Danrem sedang berada di luar kota. Soal kedatangan oknum TNI di Jetty Blok Marombo kami belum mengetahui dan masih didalami,” tutupnya. (Ahmad Odhe/yat)
