Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

PSSI Sultra Akan Sanksi Tim yang Buat Kericuhan di Porprov XIV 2022

251

Ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Tenggara, Prof Muhammad Zamrun Firihu menegaskan akan memberi sanksi kepada tim sepak bola yang membuat ricuh pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Sultra 2022 di Buton dan Baubau.

Dari rekaman video berdurasi 19 detik yang viral di media sosial terlihat salah seorang wasit dikeroyok oleh pemain dan official tim PS Baubau, pada Selasa sore di lapangan sepak bola Wasuemba, 29 November 2022.

Terhadap kejadian itu, Ketua Asprov PSSI Sultra, Prof Muhammad Zamrun Firihu mengatakan telah menerima laporan dari panitia Cabor Sepak Bola Porprov XIV Sultra 2022 terkait kericuhan yang membuat salah seorang wasit dianiaya oleh salah satu tim yang mengikuti turnamen Porprov cabor sepakbola.

“Saya sudah terima laporannya dan meminta kepada panitia di sana untuk mengusut dan mencatat laporan sebab akibat kericuhan yang terjadi,” katanya saat ditemui di gedung Rektorat UHO Kendari, Rabu 39 November 2022.

Nantinya, PSSI Sultra akan mengadakan rapat evaluasi terkait kericuhan di Porprov dan akan memberikan sanksi tegas terhadap tim yang bikin ricuh.

“Kalau yang salah pasti saya akan sanksi, saya paling taat aturan jadi kalau ada yang salah entah pemain manager tim dan lain-lain yang bersangkutan saya akan sanksi,” tegas Zamrun.

Iklan oleh Google

Sementara itu ketua Komite Wasit Asprov PSSI Sultra, Muhammad Asmada menjelaskan awalnya pertandingan tersebut berjalan dengan baik. Tetapi di pertengahan pertandingan tiba-tiba ricuh setelah wasit yang memimpin jalannya pertandingan dikeroyok oleh para pemain dan official.

“Iya benar kejadian di Wasuemba. Wasit yang dikeroyok bernama Laibasu dari Kabupaten Muna,” kata Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Sultra, Muhammad Asmada saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Akibat kejadian itu, wasit yang memimpin jalannya pertandingan mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya dan harus dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Wasit tersebut, lanjut Asmada, sempat dirawat di puskesmas dengan kondisi terpasang infus dan memakai selang oksigen untuk membantu pernafasannya.

Pengawas pertandingan pun tengah membuat laporan ke Polsek Wabula.

“Pemain dan satu ofisial Tim Baubau. Dan sementara laporan PP (Pengawas Pertandingan) ke pihak Polsek Wabula,” tutur Asmada. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi