Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Pj Bupati Mubar Tanggapi Keluhan Kelompok Tani di Tiworo Kepulauan

142

Penjabat Bupati Muna Barat (Mubar) Dr. Bahri telah mendengar langsung keluhan kelompok tani di Desa Wulanga Jaya, Kecamatan Tiworo Kepulauan terkait kebutuhan para petani, seperti alsintan, perbaikan jalan, dan bantuan benih padi.

Keluhan berupa alat dan mesin pertanian itu disampaikan oleh kelompok tani yang ada di Wulanga Jaya saat Pj Bupati Muna Barat menghadiri penen raya di desa tersebut.

Selain alsintan, kerusakan jalan menuju areal persawahan juga menjadi perhatian, pasalnya ketika musim penghujan, jalanan tersebut dipenuhi kubangan air serta berlumpur.

“Kalau musim kemarau kondisi jalannya bagus, tapi ketika musim hujan jalanan berlumpur,” keluh Ketua Kelompok Suda Mekar, Otob, kepada Pj Bupati Mubar.

Selain itu, ia juga menyampaikan kebutuhan benih padi, varietas Santanu. Sebab varietas Santanu cocok bagi pertanian di desa tersebut.

Selanjutnya, Otob juga meminta pemda untuk mengadakan mesin pengering. Pasalnya ketika panen di musim hujan gabah padi terancam membusuk akibat tidak dijemur. Ini berdampak pada kualitas beras.

“Kalau gabahnya membusuk berasnya tidak bisa dijual bahkan tidak dapat digunakan secara pribadi,” kata Otob.

Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Merta Sari, Suweca. Ia meminta kepada pemda untuk memperbaiki jalan menuju lorong persawahan serta alat pengering gabah.

Iklan oleh Google

“Kami hanya perlu jalanan yang diperbaiki dan mesin pengering,” ujarnya,

Tak hanya itu, anggota kelompok tani Merta Sari, Kadek Mertadana juga meminta bantuan alsintan berupa hand traktor sebab petani setempat kekurangan alsintan, maka ia harapkan ada penyaluran alsintan untuk petani di desa tersebut sesuai dengan program pemda.

“Semoga sesuai dengan program pemda, diturunkan satu atau dua unit alsintan,” ujarnya.

Atas keluhan beberapa kelompok tani tersebut, Pj Bupati Mubar, Dr Bahri mengucapkan terimakasih, pasalnya kata dia keluhan tersebut sejalan dengan program pemberdayaan pada sektor pertanian. Ia berjanji akan memberikan dia unit hand traktor kepada dua kelompok tani yang ada di desa tersebut.

Sementara untuk perbaikan jalan, kata Bahri, akan dilakukan perbaikan namun dilakukan bertahap karena saat ini telah dilakukan perbaikan jalan di desa itu namun tidak sampai ke ujung di area persawahan.

“Nanti saya arahkan Dinas PUPR agar menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk perbaikan jalan hingga ke ujung jalan persawahan untuk dimasukan pada APBD perubahan tahun 2023,” katanya.

Selanjutnya, terkait permintaan bibit padi, Alumni IPDN O7 ini mengaku akan dianggarkan di tahun 2024 sesuai dengan permintaan kelompok tani di Desa Wulanga Jaya. Termasuk alat pengering gabah.

Namun sebelum itu Bahri juga mengarahkan kepada pemerintah desa untuk membangun rumah melalui dana desa sehingga pemda nantinya akan memberikan bantuan mesin dan lantai jemur.

“Nanti saya arahkan kepala dinas pertanian untuk menghitung anggarannya, tahun 2024 akan dianggarkan,” tutupnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi