Nelayan Kolaka yang Hilang di Laut Akibat Sambaran Petir Ditemukan Meninggal
Seorang nelayan asal Kolaka yang dinyatakan hilang akibat melompat di laut saat petir menyambar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu 22 Mei 2022.
Jenazah korban bernama Suriadi (39) ditemukan di sekitar Perairan Tahoa Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka.
“Pada pukul 07.00 WITa Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi SAR. Pukul 07.15 WITa tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1 nautical mille (NM) arah barat dari lokasi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi dalam keterangannya.
Selanjutnya, kata dia, pada pukul 07.37 WITa korban diserahterimakan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan.
“Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi SAR terhadap 1 orang yang terjatuh dari longboat dan hilang akibat sambaran petir di sekitar perairan Tahoa Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka dinyatakan selesai dan ditutup,” tutupnya.
Iklan oleh Google
Sebelumnya, seorang warga di Kabupaten Kolaka dilaporkan hilang terjatuh di laut usai perahu yang digunakan disambar petir, sekitar pukul 15.00 WITa, Jumat 20 Mei 2022. Korban diketahui bernama Suriadi (39).
Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi menyatakan, pada pukul 14.45 WITa korban bersama dua rekannya pergi memancing ikan dengan menggunakan perahu di sekitar Perairan Tahoa Kabupaten Kolaka.
“Sekitar pukul 15.00 WITa longboat tersambar petir yang mengakibatkan 3 orang penumpang longboat tersebut terjatuh ke laut dimana kondisi pada saat itu hujan deras,” jelas Kepala KPP Kendari Aris Sofingi dalam keterangannya.
Ia melanjutkan, dari tiga orang yang lompat di laut, dua orang berhasil selamat. Sedangkan satu orang dilaporkan hilang.
“Pencarian telah dilakukan namun hingga saat informasi ini diterima, korban belum ditemukan,” kata Aris Sofingi. (yat)
