Mahasiswa UHO Kendari Juara 1 Nasional Ganna Communication Acalapati 2023 di Universitas Djuanda
Salah satu mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali berhasil mengharumkan nama universitas di tingkat nasional.
Kali ini Nurfadilla seorang mahasiswi dari program studi Ilmu komunikasi Jurusan Ilmu Komunikasi (IIkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (Fisip UHO).
Ia berhasil meraih juara satu di ajang lomba tingkat nasional yakni Ganna Communication Acalapati (GCA) 2023 di Universitas Djuanda.
Nurfadillah yang merupakan mahasiswa semester dua Jurusan Ilkom Fisip UHO itu mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Djuanda.
Kegiatan tersebut dimulai 14 Mei hingga 17 Juni 2023 yang dilakukan secara dalam jaringan (Daring).
“Pengumuman dilakukan di 17 Juni lalu, alhamdulillah saya berhasil meraih juara satu, dan mendapatkan sertifikat serta uang pembinaan,” ujarnya.
Nurfadilla mengungkapkan, lomba yang diikuti adalah news anchor. Selain itu ada juga beberapa lomba yang dipertandingkan seperti, poster dan fotografi.
Iklan oleh Google
“Peserta yang mengikuti itu terdiri dari beberapa perwakilan universitas dari seluruh Indonesia yang berjumlah kurang lebih 40 orang,” jelasnya.
Ia menuturkan, adapun tema news anchor yang dilombakan yakni BEM Universitas Halu Oleo Pamerkan Produk UMKM Mahasiswa di Pagelaran HUT Sulawesi Tenggara ke 59 tahun.
“Harapan saya dengan ini dapat menjadi motivasi para pemuda untuk tetap semangat dan terus belajar untuk mencapai cita-cita sesuai dengan bidang yang disukai,” tuturnya.
Sementara itu Ketua Jurusan Ilkom Fisip UHO, La Iba, S.Ip, M.Si, mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi tentunya tidak hanya di kampus saja.
“Selaku ketua jurusan saya sangat bersyukur bahwa Nurfadillah berhasil juara dalam kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagai bentuk apresiasi untuk Nurfadillah pihaknya sementara mengajukan untuk pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) di universitas.
“Besar harapan saya agar mahasiswa dapat menjadi contoh teladan bagi diri mereka. Agar mengembangkan bakatnya dalam bidang sesuai dengan kemampuan individu,” pungkasnya. (Ahmad Odhe/yat)
