Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

FH UHO Kendari Gandeng Universitas Maastricht Belanda Bawakan Pembelajaran PBL

69

Fakultas Hukum (FH) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggandeng Universitas Maastricht Belanda untuk membawakan pembelajaran problem based learning (PBL) atau pembelajar berbasis masalah pada dosen dan mahasiswa di Fakultas Hukum UHO Kendari, Rabu, 21 Juni 2023.

Dekan Fakultas Hukum UHO Dr.Herman, SH,LL.M mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu dari program kerjasama yang telah dibangun antara Fakultas Hukum UHO dengan Universitas Maastricht Belanda.

“Dan salah satu yang kita kerjasama itu dosen-dosen di Universitas Maastricht mengajar juga di UHO. Oleh karena itu saya selaku dekan mewakili civitas akademika hukum UHO mengucapkan terimakasih,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya dosen atau tenaga pengajar dari luar, mahasiswa ataupun dosen dapat meningkatkan pengetahuannya.

“Alhamdulillah kerjasama Fakultas Hukum UHO tidak hanya sama Maastricht, di Asia juga mereka sudah menyatakan siap untuk mengajar di hukum UHO,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dengan adanya tenaga pengajar dari luar negeri partisipasi mahasiswa sangat tinggi. Menurutnya hal tersebut juga merupakan salah satu program atau visi misi Fakultas Hukum UHO untuk go internasional.

Iklan oleh Google

“Ini juga bagian dari program fakultas hukum untuk bagaimana masuk go internasional,” ujarnya

Ia mengungkapkan materi yang dibawakan hari ini terkait digitalisasi dan hukum. Menurutnya hal itu merupakan isu yang paling sensitif saat ini.

“Di saat kemarin itu ada pendemi seolah-olah itu semua serba digital sehingga itu dimaknai ada implementasi positif dan negatif dan dalam perspektif hukum seperti apa, itu yang dijelaskan tadi sama mahasiswa,” tuturnya.

Kata dia, dalam kegiatan tersebut itu pula mahasiswa ataupun dosen-dosen turut diajarkan cara mereka mengajar yang baik terkhusus penerapan pembelajaran berbasis masalah.

“Jadi tujuannya bahwa mahasiswa itu aktif dalam mencermati sebuah masalah. Contohnya ketika dia jadi pengacara, jaksa atau lainnya. Sehingga fakultas hukum ini kami menciptakan mahasiswa-mahasiswa yang siap pakai dalam bidang profesinya,” pungkasnya.

Diketahui Materi Problem Based Learning (PBL) merupakan materi biasa yang mempunyai teknis dan cara pembelajaran yang lain. Akan tetapi sudah diakui oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan serta sudah dimasukkan di indikator kinerja utama kementerian. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi