Take a fresh look at your lifestyle.
     

Gaji 1.936 ASN Mubar Dipotong Rp105 Ribu untuk Beli Beras Bulog

80

Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah menjalin kerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait pengadaan dan penyaluran beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Mubar.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani langsung Bupat Mubar, Achmad Lamani (pihak pertama) dan Pihak Bulog, Ermin Tora (pihak kedua) dengan nomor : 25/2021 dan nomor :  Pk – 54/2000/09/2021.

Kerja sama kesepakatan itu saat ini sementara ditindaklanjuti di masing-masing instasi OPD Mubar. Berdasarkan data, jumlah ASN se- Kabupaten Mubar sebanyak 1.936 orang.

Pantauan jurnalis ini, sementara di lingkup Dinas Pendidikan melakukan pembagian beras perum bulog yang meliputi Kepsek dan guru-guru.

Iklan oleh Google

Kabag ekonomi Setda Mubar, Syahrir mengatakan, pembagian beras untuk ASN itu merupakan kerjasama antara Pemda Mubar dan bulog.

Masing-masing-masing ASN, kata dia, mendapatkan 10 kg dan tiap ASN dibebankan Rp105 ribu yang dipotong langsung dari gaji mereka tiap bulannya.

“Dipotong langsung melalui bendahara masing-masing instansi. Kalau guru berarti bendahara di sekolahnya. Dipindahbukukan dan masuk di rekening Pemda yang ditunjuk langsung. Setelah itu langsung ke perusahaan Bulog,” Kata Syahrir saat di temui di pelataran Dinas Pendidikan Mubar.

Mantan camat Maginti ini menyebut, seluruh jumlah ASN di Mubar itu 1.936. Paling banyak di lingkup Dinas Pendidikan meliputi Kepsek dan guru sebanyak 826 orang.

“Sudah berjalan dua hari mi. Kemarin 5 ton beras lebih, ini hari 7 ton dan besok 7 ton juga yang akan masuk,” tuturnya. (lai/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi