Dinamika Politik Golkar Mubar : Darwin Didukung 10 Komcat, Amsar Daftar Cabup Sebagai Kader
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah melakukan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Kelurahan Tiworo Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep), Sabtu 08 Juli 2023.
Rapimda tersebut dilakukan untuk mengusung figur sebagai bakal calon Bupati Mubar pada pilkada 2024. Berdasarkan hasil Rapimda, 10 Komcat sepakat mengusung La Ode Darwin sementara satu Komcat yakni Komcat Sawerigadi mendukung dan mendaftarkan La Ode Amsar sebagai Bakal Calon Bupati Mubar di Partai Golkar. Pendaftaran La Ode Amsar diterima langsung oleh ketua Bappilu Wilayah Kepulauan, Abu Hasan.
Rapimda tersebut dihadiri langsung oleh ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sultra, Ridwan Bae, Ketua DPD Partai Golkar Mubar Uking Djasa, Sekretaris DPD II Partai Golkar La Ode Agus, seluruh Komcat Partai Golkar Mubar, dan jajaran pimpinan Partai Golkar dari Kabupaten Muna serta Bakal Calon Bupati Mubar La Ode Darwin.
Ridwan Bae mengaku, Rapimda Partai Golkar di Mubar menghasilkan dukungan terhadap La Ode Darwin, karena telah mendapat dukungan dari 10 Komcat.
Kata Ridwan, La Ode Darwin adalah orang yang sangat aktif berkomunikasi dengan Partai Golkar, baik saya, kepada DPD I maupun kepada DPD II maupun kepada Komcat Partai Golkar.
“La Ode Darwin adalah orang yang semangat dan aktif berkomunikasi dengan kita. Hanya La Ode Darwin dan kader lain hampir tidak ada yang berhubungan dengan saya,” katanya saat ditemui usai pelaksanaan Rapimda.
Meski demikian, Ridwan juga tak menapik bahwa ada kader Partai Golkar dari Mubar yang berpotensi diusung oleh partai. Hanya saja kata dia, saat ini kader Golkar tersebut belum melakukan komunikasi dengan dirinya.
“Bukan tidak ada, tetapi yang aktif berkomunikasi dengan kita, baik saya maupun kepada DPD I maupun kepada DPD II maupun kepada Komcat adalah saudara Darwin. Yang saya tahu itu, kalau yang lain sama sekali tidak pernah, nelfon pun tidak pernah, kalau kepada saya sih, kalau yang lain saya tidak tahu,” tuturnya
Iklan oleh Google
Sementara itu, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Mubar, La Ode Agus menyampaikan bahwa hasil Rapimda yang ditandatangani oleh 10 Komcat tersebut bukan jaminan untuk dijadikan acuan sebagai syarat untuk mendapatkan pintu Partai Golkar dalam pilkada ke depan.
“Masih panjang proses yang harus dilewati. Walaupun dalam forum Rapimda 10 Komcat telah menandatangani dukungan kepada La Ode Darwin tetapi bahwa ingat ada La Ode Muhammad Amsar yang telah mendaftar secara langsung sebagai calon Bupati Mubar melalui Partai Golkar dan didukung oleh Komcat Sawerigadi. Surat pendaftaran itu diserahkan langsung kepada wakil ketua pemenangan pemilu wilayah kepulauan. Itu akan ditindaklanjuti. Bahwa soal selembar kertas tadi itu bukan sesuatu yang final. Meskipun saya ikut bertandatangan,” jelas Agus.
Politikus Partai Golkar ini menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rakernas dan rapimnas bahwa yang diutamakan untuk diusung menjadi calon bupati di daerah adalah kader.
“Namun yang saya tegaskan bahwa saat ini Amsar juga mendaftar sebagai kader Partai Golkar dan mendapat dukungan Komcat sementara Darwin bukan sebagai anggota partai,” klaimnya.
Komcat Partai Golkar Sawerigadi, La Ode Ata, mengaku tidak mau menandatangani hasil Rapimda untuk mengusung La Ode Darwin. Ia lebih memilih mengusulkan La Ode Amsar sebagai Calon Bupati Mubar kepada partai Golkar karena La Ode Amsar adalah kader Partai Golkar yang dibuktikan dengan kartu tanda anggota.
“Dia juga putra daerah Mubar. Dia punya niatan baik untuk membesarkan Partai Golkar, dan selama pemilihan selama ini rumpun keluarga besar La Ode Muhammad Amsar lah yang membesarkan Partai Golkar. Terbukti, di tempat kelahiran La Ode Amsar, Partai Golkar selalu menang dalam setiap momentum pemilu, baik Pilcaleg maupun pilkada,” katanya.
Terkait dengan sikap dan tidak mau bersama-sama dengan 10 Komcat yang lain untuk mendukung La Ode Darwin, La Ode Ata mengaku bahwa itu adalah sikap politik Komcat Sawerigadi. Rujukannya adalah berdasarkan hasil Rakernas dan Rapimda.
“Kalau yang lain saya tidak tahu. Tapi yang pasti Komcat Sawerigadi punya pandangan sendiri,” pungkasnya. (Pialo/yat)
