Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Cerita Bidan Pesisir di Konsel Bantu Persalinan Ibu Hamil di Atas Perahu

225

Video berdurasi sekitar 1 menit memperlihatkan detik-detik seorang ibu melahirkan bayinya di atas perahu. Proses persalinan dramatis itu turut ditangani bidan pesisir bernama Isma Yanti (34).

Isma Yanti merupakan bidan pesisir yang wilayah pengabdiannya di Desa Lapuko Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.

Isma Yanti menyebut, ibu rumah tangga yang dibantunya bersalin itu bernama Kokon berasal dari Desa Wawosonggu, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Proses persalinan terpaksa dilakukan di atas perahu karena bodi batang tersebut mengalami mati mesin atau mogok di Perairan Moramo.

“Benar itu pak, dia lahir di atas perahu, saya sendiri yang tangani dibantu sama warga yang lain,” katanya.

Isma Yanti menerangkan kronologi ibu yang melahirkan di atas perahu tersebut berawal saat dirinya mendapat informasi dari warga adanya seorang pasien yang akan melahirkan dari Desa Wawosonggu dan akan di bawa ke Puskesmas Moramo yang terletak di Desa Lapuko, Kecamatan Moramo, Konsel.

“Karena di desa itu kekurangan bidan anak, atas hal tersebut kemudian Kokon dibawa oleh keluarganya ke Puskesmas Moramo yang terletak di Desa Lapuko, Kecamatan Moramo, Konsel dengan menyebrangi jalur laut menggunakan perahu,” terangnya.

Namun di pertengahan Perairan Moramo, perahu yang ditumpangi oleh ibu hamil tersebut mogok dan mengalami mati mesin. Perahu tersebut pun terombang-ambil di perairan hampir sejam.

Mendengar hal itu, bidan Isma pun langsung membawa peralatan medis menuju tepi pantai Desa Lapuko untuk mempersiapkan penanganan medis darurat.

Iklan oleh Google

Ia sempat berfikir dirinya akan menjemput rombongan Kokom dan keluarganya di kawasan perairan. Tetapi, salah satu warga lainnya telah membawa perahu dan menyusul mereka untuk memberikan bantuan.

“Setelah kita dapat informasi perahu yang digunakan ini mogok, ada perahu lainnya dari Desa Lapuko yang jemput mereka, jadi saya menunggu di tempat sandarnya itu perahu,” imbuhnya.

Tak beberapa lama kemudian pasien tersebut sampai di tepi pantai Desa Lapuko. Namun Kokon tidak tahan lagi dan akan segera melahirkan.

Isma Yanti pun langsung bergegas menuju perahu yang jaraknya sekitar 15 meter di bibir pantai untuk membantu proses persalinan di atas perahu.Sekitar 10 menit kemudian, bayi perempuan lahir dengan selamat.

Isma Yanti langsung membawa anak ketiga pasangan Idul dan Kokon tersebut. Sedangkan dua ibu-ibu lainnya menggendong Kokon dari perahu ke atas mobil ambulance yang selanjutnya dibawa ke Puskesmas Moramo.

“Alhamndulillah, bayi dan ibunya selamat. Mereka sudah pulang mi juga,” beber Isma Yanti.

Isma Yanti menyebut, ia sudah biasa menangani pasien dalam keadaan genting apalagi melahirkan di atas perahu. Hanya saja, ia khawatir dengan kondisi bayi jika benar-benar melahirkan di tengah perairan tanpa fasilitas medis yang memadai.

Untuk diketahui Desa Wawosonggu dan Desa Lapuko ini posisinya berseberangan pulau. Untuk menuju Puskesmas Moramo, pasien tersebut bisa saja melewati jalur darat.

Namun, kurangnya kendaraan dan kondisi jalan yang memperihatikan membuat pihak keluarga mengambil jalan pintas dengan melawati jalur laut di Perairan Moramo menggunakan perahu. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi