BMKG Prediksi Hujan Kategori Menengah Landa Sebagian Wilayah Sultra
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari memprediksi hujan kategori menengah akan melanda sebagian wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).
Forecaster on Duty BMKG Kendari Muchammad Nur Ilham menjelaskan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan, analisis dan prakiraan curah hujan dasarian Sulawesi Tenggara 10 Juni 2022, menunjukkan pada umumnya wilayah Sulawesi Tenggara mengalami hari tanpa hujan kategori sangat pendek (1-5 hari).
“Beberapa wilayah masih mengalami hujan hingga update data terakhir serta hari tanpa hujan kategori pendek (6 – 10 hari) yaitu di Kecamatan Laeya dan Kabawo sedangkan kategori menengah (11 – 20 hari) di Kecamatan Uepai, Ladongi dan Lembo,” katanya dalam rilis, Jumat 10 Juni 2022.
Ia melanjutkan, pada awal Juni 2022, wilayah Sulawesi Tenggara sebagian besar mengalami curah hujan kategori rendah (0-50 mm/dasarian) hingga menengah (51-150 mm/dasarian).
Iklan oleh Google
“Namun di sebagian wilayah Kolaka mengalami curah hujan kategori tinggi (151-200 mm/dasarian),” imbuhnya.
Pada pertengahan Juni 2022 sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori menengah (51 – 150 mm/dasarian), sedangkan daerah yang berpeluang besar mengalami curah hujan kategori tinggi (>150 mm/dasarian) adalah di sebagian wilayah Kabaena, Konawe Kepulauan, Buton Utara, Buton, Muna dan Wakatobi.
“Secara umum, wilayah Sulawesi Tenggara pada pertengahan Juni hingga pertengahan Juli 2022 diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah (51 – 150 mm/dasarian),” tambahnya.
Untuk sebagian wilayah Bombana, Konawe Kepulauan, Buton Utara, Buton, Muna dan Wakatobi, diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori tinggi ( 151 – 300 mm/dasarian) dari pertengahan Juni hingga akhir Juni. Sedangkan pada awal Juli hingga pertengahan Juli, curah hujan cenderung mengalami penurunan terutama di sebagian wilayah Bombana, Kolaka, Muna, Muna Barat dan Buton Tengah yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah (21 – 100 mm/dasarian).
“Seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan terus waspada terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang yang mungkin terjadi,” pungkasnya. (yat)