Pemkot Kendari Putus Kerja Sama dengan PT Kurnia Kelola Pasar Basah Mandonga
Pemerintah kota (Pemkot) Kendari akhirnya memutus kontrak PT Kurnia dalam pengelolaan Pasar Basah Mandonga, yang tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Selain tidak menguntungkan bagi daerah, keberadaan PT Kurnia yang kontraknya akan berakhir 10 Februari 2023 ini kerap dikeluhkan para pedagang yang ada di Pasar Basah Mandonga.
“Saya sudah menandatangani surat pemberitahuan untuk pemutusan kerja sama dengan PT Kurnia,” kata Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat ditemu di pelataran Tugu MTQ Kendari, Jumat 2 September 2022.
Iklan oleh Google
Orang nomor satu di Kota Kendari ini mengatakan, sebelum memutus kerja sama tersebut, pihaknya telah membentuk tim ahli dari Universitas Halu Oleo (UHO) dan Universitas Muhamadiyah Kendari (UMK).
“Kami juga sudah meminta tim ahli dari kampus UHO dan UMK yang merekomendasikan pemberhentian, arena banyak poin-poin yang tidak ditunaikan termasuk aspirasi para pedagang,” katanya.
Mantan Wakil Wali Kota Kendari ini mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberhentian atau pemutusan kerja sama kepada PT Kurnia, tapi belum ada balasan.
“Sebelum berakhir kontraknya harus ada pemberitahuan. Kita sudah kirimkan kemarin suratnya, tapi belum ada balasan dari PT. Kurnia,” tutupnya. (re/yat)
