LPPM Gelar FGD Bersama Reviewer Peneliti UHO Kendari
Universitas Halu Oleo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertema “Persamaan Persepsi Reviewer Internal Universitas Halu Oleo” yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat 17 Juni 2022.
FGD ini diikuti puluhan reviewer internal UHO dalam hal menyamakan persepsi tentang review proposal penelitian yang diajukan dosen dalam lingkup Universitas Halu Oleo Tahun 2022.
Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Muhammad Zamrun Firihu yang diwakili Ketua Dewan Pertimbangan UHO Prof La Ode Safuan mengatakan, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan satu dari tiga tridharma perguruan tinggi yang menjadi kewajiban bersama untuk dilaksanakan.
“Bukan hanya pendidikan saja, tapi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sangat penting dan menjadi posisi strategis dalam kemajuan institusi,” kata Safuan dalam sambutannya.
Dalam hal menilai maju tidaknya sebuah perguruan tinggi hal yang paling mendasar ditanyakan dalam pengakreditasian adalah mengenai penelitian dan pengabdian masyarakat.
Selama ini, lanjut dia, banyak sumber dana penelitian yang disiapkan oleh eksternal kampus yang diperebutkan oleh para dosen. Namun, kata dia, jumlahnya terbatas. Akibatnya, banyak proposal dosen dari segi kualitas baik tidak dapat didanai.
Untuk itu, UHO telah menyiapkan anggaran penelitian untuk para dosen dan diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat dan institusi UHO itu sendiri.
Iklan oleh Google
“Oleh karena UHO mengeluarkan dana seperti ini untuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Paniti FGD Dr I Nyoman Sudiana menyebut, selama ini ditemukan beberapa masalah dalam hal penelitian.
“Untuk itu salah satu usaha LPPM UHO dalam menghindari masalah, perlunya menyamakan persepsi para reviewer internal,” terang Ketua Panitia FGD, Dr. I Nyoman Sudiana dalam laporan kegiatan.
Di tempat yang sama, Ketua LPPM UHO, Dr. La Aba mengatakan hal senada terkait FGD yang digelar sehari ini.
“Melalui kegiatan ini kita samakan persepsi untuk nanti mereview proposal penelitian yang masuk,” terang La Aba dalam sambutannya.
Ia berharap dengan FGD ini para reviewer internal LPPM UHO dapat memiliki cara pandang yang sama dalam melakukan review terhadap proposal penelitian yang diajukan.
“Jangan sampai proposal dinilai oleh si A kemudian yang ini si B hal ini berbeda persepsinya sehingga kita samakan hari ini, harapannya agar proposal yang didanai ini bisa berkualitas,” harapnya. (Ahmad Odhe/yat)
