Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Tiga Calon Rektor UHO Kendari Ditetapkan, 35 Persen Suara Kementrian Jadi Penentu

54

Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026–2030 resmi memasuki babak baru. Senat UHO telah menetapkan tiga nama calon rektor melalui rapat senat tertutup yang digelar di Gedung Rektorat UHO, Kendari, Jumat 10 Juli 2026.

Pada tahapan akhir nanti, konstelasi pemilihan akan ditentukan oleh dua poros suara, yakni Senat UHO dengan porsi 65 persen suara dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Sainstek) sebesar 35 persen suara.

“Proses pemilihannya sama, hanya bedanya ada dua gerbong besar ialah Senat dan kementerian. Senat itu diberi hak 65 persen, menteri 35 persen. Jadi suara menteri sekitar 26 (suara) ditambah 49 anggota Senat,” ujar Ketua Senat UHO Prof Jamili.

Berdasarkan hasil pemungutan suara dalam tahap penyaringan oleh anggota senat, Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si sukses menduduki posisi teratas dengan raihan 15 suara. Posisi kedua ditempati oleh Prof. Dr. Takdir Saili, M.Si yang mengantongi 11 suara, disusul oleh Dr. Herman, S.H., LL.M dengan perolehan 10 suara. Ketiganya resmi lolos ke tahap pemilihan akhir.

Sementara itu, tujuh bakal calon rektor lainnya dipastikan gugur. Mereka adalah Prof. Dr. Edy Karno yang meraih 5 suara, Prof. Dr. Ruslin dengan 3 suara, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande dengan 2 suara, serta Prof. Dr. Yusuf Sabilu dengan 1 suara. Adapun Dr. Baru Sadarun, Prof. Ma’ruf Kasim, dan Dr. Muliddin tidak memperoleh suara sama sekali.
Jamili menjelaskan, seluruh dokumen hasil penjaringan beserta visi-misi ketiga calon akan segera dikirim ke kementerian. Selain itu, Senat UHO juga meminta Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk melakukan penelusuran rekam jejak terhadap para calon rektor tersebut.

Sebelum pemungutan suara akhir dilakukan, Mendikti Sainstek dijadwalkan bakal melakukan wawancara langsung secara daring kepada masing-masing calon rektor.

“Biasanya sebelum menteri hadir ke Kendari, ada tahapan wawancara. Ketiga calon akan diwawancarai secara bergantian melalui Zoom. Pada pembukaan, panitia dan senat mengikuti, kemudian setelah itu menteri berinteraksi langsung dengan masing-masing calon,” jelas Jamili.

Iklan oleh Google

Ia menegaskan bahwa setelah penyerahan tiga nama ini, seluruh regulasi dan jadwal tahapan selanjutnya sepenuhnya menjadi wewenang penuh pihak kementerian.

Mengenai jadwal pasti pemilihan, Senat UHO menyebut pelaksanaannya kini lebih fleksibel. Hal ini dikarenakan adanya perpanjangan masa penugasan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO yang diberikan waktu maksimal hingga enam bulan ke depan. Namun, pelaksanaan tidak harus menunggu batas waktu tersebut dan menyesuaikan kelonggaran waktu menteri.

Dari total 49 anggota Senat UHO, tercatat hanya 48 orang yang menyalurkan hak suaranya karena satu anggota berhalangan hadir akibat sakit. Dari total kertas suara yang masuk, terdapat satu suara terpantau abstain dan tidak ada suara yang dinyatakan tidak sah.

Di lokasi yang sama, Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof. Ali Bain, mengatakan seluruh rangkaian penjaringan tiga calon rektor berlangsung sesuai ketentuan dan dalam suasana yang tertib.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh tahapan berjalan dengan baik. Sejak rapat dibuka, seluruh proses berlangsung kondusif, tertib, dan membahagiakan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tugas panitia berikutnya adalah menyiapkan berita acara hasil rapat senat untuk segera disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Panitia bersama Ketua Senat akan segera melaporkan hasil penjaringan kepada menteri. Setelah itu kami tinggal menunggu kesiapan waktu dari Bapak Menteri. Panitia akan selalu siap agar seluruh tahapan Pilrek berjalan lancar, kondusif, dan sesuai aturan,” pungkasnya. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi